Pemkot Probolinggo Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Wujudkan Generasi Muda Mandiri, Berintegritas, Dan Melek Politik

0
IMG-20251016-WA0031
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Dalam upaya menanamkan wawasan kebangsaan dan kesadaran politik sejak dini, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Siswa/Siswi SMA, Kamis (16/10), bertempat di Aula Bakesbangpol Kota Probolinggo. Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-Kota Probolinggo dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan Bakesbangpol dalam rangka meningkatkan pemahaman politik dan semangat kebangsaan di kalangan pelajar, sekaligus membentuk generasi muda yang sadar hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Dalam sambutannya, Wali Kota dr. Aminuddin menyampaikan bahwa kegiatan pendidikan politik semacam ini sangat penting untuk membangun karakter dan pola pikir kritis di kalangan generasi muda. Menurutnya, kemandirian merupakan pondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Kemandirian ini hal utama dalam sistem pendidikan. Melalui proses pembelajaran dan kegiatan seperti ini, kita ingin menciptakan SDM yang profesional, berpengetahuan, mandiri, dan mampu memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal,” ungkapnya.

Wali kota juga menekankan bahwa politik bukanlah sesuatu yang harus dihindari, melainkan harus dipahami dan dijalani dengan cerdas serta beretika. Ia menilai bahwa semua aspek kehidupan masyarakat tidak lepas dari proses politik, sehingga pelajar perlu mendapatkan edukasi sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif.

“Kita tidak bisa lepas dari politik, karena semua proses dalam kehidupan berhubungan dengan politik. Maka, penting bagi generasi muda untuk memahami dan berperan secara cerdas dalam dunia politik,” tambahnya.

Di hadapan para pelajar, Wali Kota Aminuddin juga berpesan agar mereka menjauhi hal-hal yang dapat merusak masa depan, terutama penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama bangsa karena dapat merusak otak dan generasi penerus.

“Narkoba merusak sel otak dan tidak bisa diregenerasi. Karena itu, jangan ragu untuk menolak dan menjauhinya. Jadilah generasi yang kuat, sehat, dan berintegritas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo, Sonhaji, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman politik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, serta semangat kewirausahaan kepada pelajar.

“Kami ingin para pelajar mampu meningkatkan peran serta dan partisipasinya dalam berbagai bidang. Tahun 2024, partisipasi politik masyarakat Kota Probolinggo mencapai 78%. Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, kami berharap angka tersebut terus meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sonhaji menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Kota Probolinggo dalam membentuk generasi muda yang sadar politik, anti hoaks, dan mampu memilah informasi di era digital. Menurutnya, dengan pemahaman politik yang benar, para pelajar akan tumbuh menjadi warga negara yang kritis, bijak, dan cinta tanah air.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, di antaranya Tokoh Politik Fernanda Zulkarnain, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, dan Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Johan Dwi Angga. Para narasumber memberikan materi seputar etika berpolitik, partisipasi pemilih pemula, literasi digital, serta peran perempuan dan generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Dalam sesi diskusi interaktif, para pelajar tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar dunia politik dan tantangan generasi muda di era globalisasi. Beberapa di antara mereka juga mengutarakan pandangannya tentang pentingnya ikut berpartisipasi dalam pemilu dan menjaga netralitas media sosial dari ujaran kebencian.

Kegiatan ini diakhiri dengan pesan motivasi dari Wali Kota agar para pelajar terus mengembangkan potensi diri dan menjadikan pendidikan politik sebagai bekal dalam berkontribusi untuk bangsa.

“Harapan kami, generasi muda Kota Probolinggo menjadi generasi yang cerdas, berdaya saing, berintegritas, dan siap memimpin masa depan dengan semangat kebangsaan yang tinggi,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap pendidikan politik tidak hanya menjadi teori, tetapi juga menjadi langkah nyata membangun karakter pelajar yang kritis, peduli, dan bertanggung jawab, demi terciptanya masyarakat yang demokratis, berbudaya, serta berkemajuan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!