Dialog Interaktif Bangkesbangpol Menguatkan Komunikasi Untuk Pembangunan Kota Probolinggo

0
IMG-20251118-WA0024
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Selasa pagi (18/11), udara di sekitar Paseban Sena Ballroom, Jl. Suroyo, terasa sedikit berbeda seolah memantulkan semangat baru yang tengah dirajut oleh para pemangku kepentingan Kota Probolinggo. Di tempat inilah Pemkot Probolinggo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol) menggelar Dialog Interaktif Peningkatan Komunikasi Bersama Forkopimda, Aparatur Negara, dan Masyarakat. Sebuah forum yang tidak sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi juga jembatan untuk memastikan pembangunan kota berjalan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan penting di Kota Probolinggo dibahas secara terbuka. Peningkatan komunikasi dan sinergi menjadi benang merahnya ibarat tali yang menyatukan kapal besar agar tetap stabil meski gelombang masalah sesekali datang menghampiri.

Komunikasi yang baik, menurut pemahaman bersama di forum itu, adalah kunci untuk mengidentifikasi persoalan, mengurai perbedaan, dan merumuskan langkah-langkah yang sejalan antara pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta. Semua demi terciptanya stabilitas dan kemajuan daerah.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, hadir langsung dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog ini. Suaranya mengalir tenang namun mantap, seperti seseorang yang memanggul harapan besar di punggungnya.

Kegiatan ini, katanya, bukan hanya ruang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk menguatkan komunikasi dan sinergitas antarpihak inti dari pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami ingin bersinergi bersama dengan seluruh lapisan masyarakat, untuk tetap terus saling mendukung, termasuk dengan beberapa program nasional yang sedang berjalan,” ujar wali kota.

“Kondisi kota memang aman dan kondusif, tapi itu bukan alasan untuk berhenti bekerja. Justru dari sinilah kita mencegah berbagai potensi masalah lewat komunikasi dan koordinasi yang kuat.”

Di hadapan peserta dialog, dr. Aminuddin menyampaikan tiga pesan utama yang menjadi fokus pembangunan Kota Probolinggo. Yakni,

Program Probolinggo Bersolek, termasuk berbagai proyek seperti pembangunan di Alun-alun dan koridor Jalan Panglima Sudirman Soekarno Hatta. Ia meminta masyarakat bersabar karena setiap proses membutuhkan waktu.

Program Nasional Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan MBG sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas SDM.

Ketertiban, keamanan, serta mitigasi bencana hidrometeorologi, terlebih karena cuaca ekstrem mulai terasa di beberapa wilayah kota.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada menghadapi potensi bencana, sambil memastikan bahwa koordinasi lintas sektor terus berjalan.

Menariknya, acara pagi itu juga menjadi panggung bagi wali kota untuk menyampaikan kabar baik terkait kondisi ekonomi daerah. Dalam enam bulan terakhir, pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo mencapai 5,8%, melampaui rata-rata Jawa Timur (5,0%) dan nasional (4,9%).

Sebuah angka yang tidak hanya menunjukkan geliat ekonomi, tetapi juga bukti bahwa keamanan dan kondusivitas kota memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi semangat kami untuk optimis dalam pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

“Kita berada di posisi kedua setelah Kota Malang di Jawa Timur. Melalui job fair beberapa waktu lalu, kita juga berusaha menekan angka pengangguran.”

Dialog interaktif ini dihadiri jajaran Forkopimda, asisten dan staf ahli, camat, lurah, serta tokoh agama dan masyarakat Kota Probolinggo. Ada harapan besar yang bergantung pada forum seperti ini bahwa dengan komunikasi yang sehat, koordinasi yang rapi, dan sinergi yang kuat, pembangunan Kota Probolinggo dapat berlayar lebih jauh dan lebih stabil.

Di ruangan itu, percakapan mengalir seperti aliran sungai yang membawa pesan: pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kolaborasi, kesadaran bersama, dan tekad untuk terus menguatkan kota yang kita cintai.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!