ASN Diminta Adaptif Teknologi, Wali Kota Probolinggo Sampaikan Pesan Penting Di Tasyakuran HUT KORPRI–DWP

0
IMG_20251201_140027
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Usai rangkaian upacara peringatan HUT KORPRI ke-54 dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun 2025 yang berlangsung khidmat pada Senin (1/12), suasana kebersamaan dan syukur berlanjut dalam agenda tasyakuran di Puri Manggala Bhakti. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan pelaksanaan berbagai program KORPRI dan DWP sepanjang tahun sekaligus mempererat silaturahmi antar ASN dan keluarga besar pemerintah daerah. Tradisi tasyakuran tersebut juga menjadi simbol rasa terima kasih atas lancarnya seluruh rangkaian peringatan dua organisasi besar yang memiliki peran sentral dalam mendukung profesionalitas ASN dan ketahanan keluarga aparatur.

Wakil Ketua III Dewan Pengurus KORPRI Kota Probolinggo yang juga Kepala DPURPKP, Setyorini Sayekti, dalam laporannya memaparkan sejumlah agenda yang telah dan akan dilaksanakan. Di antaranya jalan santai bersama PGRI, kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan pada 1 Desember 2025, pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT KORPRI dan HUT DWP, tasyakuran, bakti sosial ke panti werdha hasil sinergi KORPRI–DWP, seminar kepegawaian serta seminar kesehatan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Desember. Menurutnya, seluruh agenda tersebut mencerminkan penguatan nilai solidaritas, kepedulian sosial serta peningkatan profesionalisme ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Tasyakuran ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, jajaran forkopimda, organisasi wanita dari instansi vertikal, Ketua TP PKK dr. Evariani, Pj Sekda yang juga Ketua Dewan Penasehat KORPRI, serta seluruh pengurus dan ketua unit Korpri dari berbagai OPD di Kota Probolinggo. Kehadiran para tokoh lintas sektor ini memperlihatkan tingginya dukungan terhadap peran strategis KORPRI dan DWP dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan kualitas sumber daya manusia aparatur negara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan kembali betapa besar kontribusi ASN dan DWP dalam mewujudkan visi jangka panjang pembangunan bangsa. Tema HUT DWP tahun ini, “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045,” dinilai sangat relevan dengan kebutuhan peningkatan kualitas keluarga ASN sebagai pilar utama pembentukan generasi unggul Indonesia. Ia menekankan bahwa ketahanan keluarga ASN menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pelayanan publik.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas pesan moral dari Ketua Umum Korpri Nasional, Zudan Arif, yang menurutnya sarat arahan penting bagi ASN agar tetap tangguh, responsif terhadap perubahan, profesional dan berorientasi pada pelayanan. Ia mengingatkan bahwa ASN harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, karena digitalisasi bukan hanya mempermudah tugas birokrasi, tetapi juga meningkatkan kualitas perencanaan program, efisiensi kerja dan mutu layanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota kembali mengingatkan pentingnya netralitas ASN, profesionalitas dan kepatuhan terhadap regulasi mulai dari konstitusi hingga peraturan daerah. Ia menegaskan agar Sekda memastikan seluruh proses pembinaan karier ASN bebas dari intervensi politik dan berlandaskan meritokrasi.

Untuk DWP, dr. Aminuddin menguraikan kembali empat Dharma Utama yang menjadi pedoman organisasi istri ASN, yakni Dharma, Artha, Krama dan Moksa. Empat nilai ini, menurutnya, menggambarkan tanggung jawab besar perempuan ASN dalam mendampingi suami, menjaga keharmonisan rumah tangga, membangun peran sosial serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ia menegaskan bahwa keluarga ASN harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat: keluarga yang rukun, kuat, saling mendukung, dan menjadi sumber energi positif bagi pelaksanaan tugas-tugas kedinasan.

“Keluarga sakinah, mawaddah, warahmah adalah pilar ASN yang tangguh. Jika keluarga harmonis, maka pelayanan publik pun akan semakin baik. Permasalahan rumah tangga hendaknya diselesaikan dengan bijak, tidak dibawa keluar rumah,” pesannya.

Acara tasyakuran ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan kue tart sebagai simbol rasa syukur serta harapan agar KORPRI dan DWP semakin solid, profesional, dan terus memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!