Penguatan Pendidikan Alternatif, PKBM Probolinggo Gelar Konsolidasi Di Surabaya

0
IMG-20251202-WA0004
Bagikan

Surabaya, Radarpatroli 

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (Forkom PKBM) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan “Ngopi Bareng” di Grand City Surabaya, Minggu (30/11/2025) malam. Forum santai namun penuh muatan strategis ini diikuti oleh seluruh pengelola satuan Pendidikan Non Formal (PKBM) se-Kabupaten Probolinggo.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono serta Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah.

Kegiatan “Ngopi Bareng” tahun ini difokuskan pada empat isu strategis, yakni, Penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS), Kolaborasi lintas stakeholder dalam pendidikan inklusif, Penguatan PKBM sebagai pendidikan alternatif di luar jalur sekolah, Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program vokasi dan “life skill’.

Isu-isu tersebut menjadi perhatian utama Forkom PKBM sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan non formal di Kabupaten Probolinggo.

Ketua Forkom PKBM Kabupaten Probolinggo, Mohamad Holili, menyampaikan bahwa gelaran ini diinisiasi untuk memperkuat kemitraan antara PKBM, pemerintah daerah, serta masyarakat. Menurutnya, pendidikan non formal memiliki kontribusi besar dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Tujuannya adalah peningkatan kolaborasi layanan antara satuan pendidikan non formal dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai mitra layanan. Dengan kolaborasi yang lebih maksimal, capaian peningkatan IPM Kabupaten Probolinggo melalui pendidikan non formal dapat semakin optimal,” jelas Holili.

Ia menambahkan bahwa konsolidasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi PKBM dengan Disdikdaya sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah, sekaligus memaksimalkan peran PKBM sebagai pendidikan alternatif bagi masyarakat berbagai usia.

“Selain itu, kami berharap PKBM semakin kuat menjadi pendidikan alternatif bagi masyarakat dan memaksimalkan program “life skill” sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal,” ungkapnya.

Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi PKBM selama ini. Ia menegaskan bahwa PKBM memiliki posisi strategis dalam memperluas akses pendidikan, khususnya dalam pengentasan ATS.

“Kegiatan ini dalam rangka mempersamai dan memperkuat peran PKBM. Kita berusaha bersinergi dengan PKBM, pemerintah khususnya dalam rangka mendukung program pendidikan di bidang penanganan dan penurunan ATS sehingga indikator kita akan tercapai,” ujarnya.

Hary menilai PKBM telah banyak membantu pemerintah daerah dalam percepatan layanan kejar paket A, B, dan C, serta layanan pembelajaran non formal lainnya. “Kami memberikan apresiasi karena PKBM sudah banyak membantu, khususnya dalam pengentasan ATS dan percepatan kejar paket. Harapan kami kegiatan ini terus berlanjut,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Hary juga menyinggung pentingnya memperbaiki tata kelola agar tidak terjadi kembali permasalahan yang pernah muncul sebelumnya.

“Kami berharap ada kebersamaan karena sempat ada keterburukan karena suatu kasus. Dalam langkah ini, kita memberi kekuatan agar mulai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga pertanggungjawaban sesuai regulasi sehingga permasalahan-permasalahan tidak akan terulang kembali,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan kolaborasi pemerintah dan PKBM menjadi momentum untuk menciptakan layanan pendidikan non formal yang lebih akuntabel dan berkualitas.

Di akhir penyampaiannya, Hary menyampaikan optimisme bahwa kerja sama yang semakin solid antara pemerintah daerah dan PKBM akan berdampak positif pada percepatan peningkatan IPM Kabupaten Probolinggo.

“Mudah-mudahan ke depan bisa lebih kuat lagi dalam mempercepat peningkatan IPM di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Melalui kegiatan “Ngopi Bareng” ini, Forkom PKBM menegaskan kesiapannya menjadi garda terdepan dalam mendukung transformasi pendidikan non formal dan meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Probolinggo.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!