Rutan Kelas IIB Kraksaan Laksanakan Assessment Kesehatan Dan Psikososial, Perkuat Layanan Humanis Bagi WBP

0
IMG-20251205-WA0008
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Sebagai bentuk nyata dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan kembali mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan kegiatan assessment kesehatan dan psikososial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berlangsung di Klinik Rutan pada Kamis (4/12/2025) ini merupakan upaya penting untuk memastikan seluruh WBP memperoleh pelayanan kesehatan yang menyeluruh, terukur, serta selaras dengan kebutuhan pembinaan masing-masing individu. Program ini menjadi bagian dari penguatan sistem pembinaan yang lebih manusiawi dan komprehensif, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.

Assessment tersebut dilaksanakan sebagai evaluasi awal maupun lanjutan terkait kondisi kesehatan fisik, mental, serta kebutuhan psikososial setiap WBP. Pemeriksaan yang dilakukan secara terstruktur ini memberikan gambaran lengkap kepada petugas mengenai kondisi para WBP, sehingga langkah penanganan medis, perawatan, maupun penyusunan program pembinaan dapat disesuaikan secara tepat dan efektif.

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa assessment merupakan bagian dari standar layanan pemasyarakatan yang wajib diterapkan. Menurutnya, data kesehatan yang akurat sangat dibutuhkan untuk mendukung penyusunan strategi pembinaan yang lebih optimal dan berkelanjutan.

“Assessment ini penting agar kita memiliki data lengkap terkait kondisi kesehatan dan kebutuhan psikososial WBP. Dengan begitu, kami dapat memberikan layanan yang tepat sasaran dan mendukung proses pembinaan secara menyeluruh,” ujarnya.

Galih juga menyampaikan bahwa Rutan Kraksaan terus berupaya menjaga prinsip layanan yang **transparan, humanis, dan profesional**. Ia berharap kegiatan assessment dapat menjadi langkah pencegahan yang efektif dan membantu meminimalkan risiko penyakit sejak dini.

“Melalui assessment ini, kami berharap kualitas kesehatan para WBP dapat dipantau lebih baik dan risiko penyakit dapat diminimalkan sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan, M. Yasin Zaini, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim klinik dengan prosedur yang terstruktur, teliti, dan menyeluruh. Setiap WBP, terutama yang memiliki riwayat penyakit tertentu, mendapatkan perhatian khusus untuk memastikan deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan.

“Kami memastikan setiap WBP diperiksa dengan teliti, terutama yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Tujuannya untuk pencegahan dini serta penanganan medis yang lebih cepat,” jelasnya.

Selain pemeriksaan fisik, Yasin menambahkan bahwa assessment juga mencakup wawancara pendukung terkait kondisi psikologis dan kebutuhan pembinaan WBP. Data tersebut akan menjadi dasar bagi petugas dalam merancang program pembinaan, perawatan, serta intervensi yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pembinaan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat, aman dan manusiawi,” tegasnya.

Dengan pelaksanaan assessment kesehatan dan psikososial ini, Rutan Kelas IIB Kraksaan berharap dapat semakin memperkuat fungsi pembinaan pemasyarakatan yang berorientasi pada pemulihan, perlindungan hak-hak dasar WBP, serta peningkatan kualitas hidup mereka selama masa penahanan. Program ini menjadi bukti bahwa Rutan Kraksaan berkomitmen penuh dalam menghadirkan layanan yang bermartabat dan berstandar profesional.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!