Seleksi Direksi dan Komisaris Perseroda Bahari Tanjung Tembaga Masuki Tahap Wawancara Mendalam
Probolinggo, Radarpatroli
Ruang Command Center Kota Probolinggo menjadi saksi tahap wawancara mendalam seleksi Direksi dan Komisaris Perseroda Bahari Tanjung Tembaga pada Selasa (9/12). Para kandidat memaparkan visi, misi, serta rencana kerja mereka sebagai bagian dari proses penilaian kepemimpinan dan strategi perusahaan.

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi, enam calon direksi Andy Samsul Arifin, Elok Hanifa, Fauzan Muchlis, Hariyono, Margaretha Yuni Wulansari, dan Noviyadi serta tiga calon komisaris, Agus Efendi, Muhammad Avicina Dipayana, dan Nadia Rosyidah, dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahap wawancara. Para kandidat mempresentasikan strategi pengembangan perusahaan, dengan fokus pada layanan transportasi dan logistik pelabuhan serta penguatan digitalisasi.
Dua akademisi dari Universitas Brawijaya Malang, Silvi Asna Prestianawati dan Ladito Risang Bagaskoro, turut menjadi panelis penguji. Para calon direksi diuji mengenai target profit, mitigasi risiko hukum dan keuangan, efisiensi operasional, serta kemampuan kepemimpinan dalam mengelola BUMD yang baru memasuki tahun pertama operasional.
Ditemui usai sesi pertama wawancara, Wali Kota dr. Aminuddin menyampaikan bahwa proses seleksi berjalan menarik dan menunjukkan kualitas para kandidat.
“Dalam waktu satu minggu ke depan akan kami rilis keputusan apakah ada calon yang memenuhi kriteria sesuai Perda Nomor 6 tentang Perseroda dan Perda Nomor 7 tentang penyertaan modal. Intinya, direksi terpilih harus mampu membawa perusahaan ini menjadi bonafit dan memberi manfaat bagi Kota Probolinggo,” ujar Wali Kota Amin.
Sementara itu, Silvi Asna menekankan bahwa aspek leadership, mitigasi risiko, serta pengetahuan teknis menjadi poin penilaian paling krusial. “Karena ini tahun pertama perusahaan berjalan, kami ingin melihat bagaimana mereka mampu meminimalisir risiko kerugian sekaligus menyiapkan strategi efisiensi dan pencapaian target,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun proses seleksi sudah berjalan optimal, penjaringan calon di masa mendatang sebaiknya memiliki rentang waktu lebih panjang agar menghasilkan pilihan yang lebih variatif dan matang.
Para peserta yang lolos tahap wawancara mendalam nantinya diwajibkan mengikuti seleksi lanjutan sebelum ditetapkan sebagai Direksi maupun Komisaris Perseroda Bahari Tanjung Tembaga. Proses ini diharapkan dapat menghasilkan pimpinan yang kompeten dan siap membawa perusahaan BUMD tersebut menjadi penggerak ekonomi lokal, dengan strategi yang inovatif dan menguntungkan bagi pembangunan Kota Probolinggo.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
