Berkebaya Dan Ceria, Senam Hari Ibu Ke-97 Meriahkan Gelora Merdeka Kraksaan

0
WhatsApp-Image-2025-12-28-at-10.28.11
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Nuansa semarak dan penuh keceriaan menyelimuti Gelora Merdeka Kraksaan, Minggu pagi (28/12/2025), saat ratusan perempuan dari berbagai penjuru Kabupaten Probolinggo berkumpul dalam kegiatan senam bersama. Momentum ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 yang digelar oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Probolinggo, sebagai wujud nyata ajakan hidup sehat, penguatan solidaritas, serta pemberdayaan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu tersebut diisi dengan senam bersama dan sosialisasi senam kreasi, yang dikemas secara atraktif dan penuh keceriaan. Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas Tahun 2025”, acara ini diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Kehadiran peserta lintas wilayah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan positif yang memadukan unsur kesehatan, kreativitas, dan kebersamaan.

Daya tarik tersendiri tampak dari penampilan para peserta yang mengenakan kostum unik dan kreatif, mulai dari kebaya tradisional hingga busana kreasi modern. Busana tersebut tidak hanya memperindah suasana, tetapi juga menjadi simbol keanggunan, kekuatan, dan peran strategis perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam penilaian panitia, perwakilan Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan dinobatkan sebagai peserta dengan kostum terunik, dan mendapat apresiasi khusus dari Perwosi Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan senam bersama ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Hadir pula Ketua Perwosi Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., Wakil Ketua Perwosi Ning Umi Haniah Fahmi AHZ, Sekretaris Perwosi Rita Erik Ugas Irwanto, serta jajaran pengurus Perwosi Kabupaten Probolinggo. Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kualitas hidup dan kesehatan perempuan.

Senam bersama dan sosialisasi senam kreasi dipandu oleh instruktur Elizabeth, yang dengan penuh semangat memimpin gerakan senam sekaligus memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya olahraga rutin dalam menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan imunitas, serta menjaga kesehatan mental. Gerakan senam yang dikombinasikan dengan musik ceria membuat suasana semakin hidup dan mampu membangkitkan semangat seluruh peserta.

Kemeriahan acara semakin bertambah dengan penampilan senam kreasi dari siswi SMAN 1 Dringu, yang menampilkan gerakan dinamis dan penuh kreativitas. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat berupa tepuk tangan meriah dari para peserta dan tamu undangan, sekaligus menjadi inspirasi bahwa generasi muda juga memiliki peran penting dalam mengembangkan olahraga dan seni gerak di Kabupaten Probolinggo.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan olahraga, peringatan Hari Ibu ke-97 ini juga diramaikan dengan pameran produk UMKM dan hasil pertanian lokal. Berbagai stan disediakan untuk memamerkan aneka produk unggulan, mulai dari olahan makanan, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian khas daerah. Melalui kegiatan ini, Perwosi bersama Pemkab Probolinggo mendorong para peserta untuk lebih mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat.

Selain itu, panitia juga menyediakan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh peserta, seperti pemeriksaan kesehatan dasar dan konsultasi singkat. Layanan ini disambut antusias karena memberikan manfaat langsung bagi peserta, sekaligus memperkuat pesan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini sebagai modal utama dalam menjalankan peran sehari-hari, baik di keluarga maupun di masyarakat.

Ketua Perwosi Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara Perwosi, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, serta seluruh peserta.

“Terima kasih, Masya Allah, berkat panjenengan semua, acara pagi hari ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sekda beserta jajaran OPD dan seluruh pengurus Perwosi Kabupaten Probolinggo yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” ungkapnya.

Ning Marisa menilai konsep senam yang dipadukan dengan busana kebaya dan kostum kreatif menjadi daya tarik tersendiri, karena mampu memadukan nilai estetika, budaya, dan kesehatan. “Kita bersenam, tetap girly, tetap cantik, tapi tetap sehat dan semangat. Ini membuktikan bahwa perempuan bisa sehat, ceria, produktif, dan tetap anggun dalam setiap perannya,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa kesehatan fisik dan mental perempuan merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai ibu, pendidik pertama dalam keluarga, sekaligus bagian dari penggerak sosial dan ekonomi masyarakat. “Sejatinya, ibu-ibu ini ikut membangun Kabupaten Probolinggo. Untuk itu kita harus memastikan diri berada dalam kondisi badan yang sehat dan jiwa yang sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Perwosi Kabupaten Probolinggo Ning Umi Haniah Fahmi AHZ mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga kesehatan, kebahagiaan, serta memperkuat keharmonisan keluarga. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang UMKM dan perekonomian lokal.

“Saya ucapkan selamat Hari Ibu kepada ibu-ibu dan juga bapak-bapak. Bapak-bapak harus menghormati istrinya, menyayangi, dan menambah uang bulanan,” ujarnya yang disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari para peserta.

Menurut Ning Umi, keharmonisan keluarga memiliki dampak positif terhadap stabilitas sosial dan ekonomi. “Uang bulanan itu nantinya bisa dibelanjakan untuk produk UMKM, sehingga roda ekonomi Kabupaten Probolinggo semakin SAE (Sejahtera, Amanah-Religius, dan Eksis Berdaya Saing),” pungkasnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Ketua Perwosi Kabupaten Probolinggo didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Perwosi menyerahkan bingkisan penghargaan kepada perwakilan Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan sebagai peserta dengan busana terunik. Kegiatan ini pun ditutup dengan penuh kebahagiaan dan semangat, sekaligus menjadi refleksi bahwa perempuan yang sehat, berdaya, dan bersatu merupakan kunci menuju terwujudnya Indonesia Emas di masa depan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!