Bupati Probolinggo Gus Haris Tegaskan Komitmen Lingkungan Sehat Melalui Probolinggo Happy Walk SAE 2026

0
WhatsApp-Image-2026-01-10-at-13.05.15
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Probolinggo dikemas secara edukatif dan inspiratif melalui kegiatan “Probolinggo Happy Walk SAE 2026”. Kegiatan jalan sehat yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan yang mengambil start dan finish di Alun-alun Kota Kraksaan ini mengusung tema “Jalan Kaki Sehat, Lingkungan Hebat”. Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, masyarakat umum hingga penyandang disabilitas. Tidak sekadar berjalan santai, para peserta juga diajak memungut sampah di sepanjang rute sebagai simbol kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Probolinggo Happy Walk SAE 2026 dihadiri oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo, perwakilan Pengadilan Negeri Kraksaan, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo M. Zubadi beserta anggota DPRD Kabupaten Probolinggo.

Turut hadir Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, serta majelis sholawat yang semakin menambah semarak kegiatan tersebut.

Sebelum pelepasan peserta, Bupati Probolinggo bersama Forkopimda menyerahkan bantuan sarana pengelolaan sampah. Bantuan tersebut berupa satu unit kendaraan roda tiga dan 20 unit tempat sampah untuk Desa Alassapi, satu unit kendaraan roda tiga untuk Desa Randuputih, serta bantuan tempat sampah bagi Majelis Ta’lim wal Maulid Roudhotul Ulum (TaMRU) Genggong, SPPG Jorongan, dan komunitas Pegiat Lingkungan Alam Hijau.

Usai dilepas, peserta bergerak menyusuri rute ke arah barat melewati Jalan Panglima Sudirman Kraksaan, kemudian berbelok di depan KPU Kabupaten Probolinggo menuju Pasar Semampir. Selanjutnya peserta melanjutkan perjalanan ke arah timur hingga pertigaan Klojen Kelurahan Sidomukti, melewati kawasan SOR Sasana Krida, sebelum akhirnya kembali finis di Alun-alun Kota Kraksaan.

Selain jalan sehat, kegiatan ini juga diramaikan dengan tiga stand pameran bertema pelestarian lingkungan, sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah dari Desa Madani Berkelanjutan, serta penampilan seni Tari Kembang Genggong yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Probolinggo juga menyerahkan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Probolinggo Tahun 2025 kepada SDN Kedawung 1, SDN Asembagus, dan SDN Maron Wetan 02. Selain itu, Penghargaan Wajib Retribusi Terbaik Tahun 2025 diberikan kepada Yayasan Fatahillah Ibnu Nizar (kategori pesantren/yayasan), SMKN 1 Gending (kategori sekolah), Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih (kategori desa), RS Graha Sehat (kategori fasilitas pelayanan kesehatan), serta Kopkar Bhakti Usaha (kategori pelaku usaha).

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai oleh Bupati Probolinggo, Forkopimda, dan seluruh peserta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap terwujudnya lingkungan SAE.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam membangun gaya hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Alhamdulillah, hari ini kita bergerak karena jalan kaki itu sehat. Kita memungut sampah karena bumi ini adalah rumah kita dan kita bersilaturahmi karena berkumpul itu membahagiakan,” ujarnya.

Menurut Bupati Haris, Aparatur Sipil Negara memiliki peran strategis sebagai teladan dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat dilibatkan agar gerakan ini menjadi kebiasaan bersama.

“ASN adalah wajah pemerintahan Kabupaten Probolinggo. Karena itu kita ajak semua, bersama masyarakat, pelajar, legislatif, dan seluruh stakeholder,” jelasnya.

Bupati Haris berharap “Probolinggo Happy Walk SAE 2026” tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dapat menjadi tradisi berkelanjutan. Ke depan, kegiatan ini direncanakan akan digelar secara rutin dan bergilir di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

“Ini langkah kecil, tetapi Insya Allah akan terus berlanjut dan menjadi gaya hidup masyarakat Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!