Sosialisasi Zona Integritas, Polres Probolinggo Perkuat Komitmen Anti Korupsi

0
IMG-20260123-WA0018
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Upaya mewujudkan institusi kepolisian yang bersih, profesional, dan berintegritas terus menjadi prioritas utama Polri. Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penegakan aturan, tetapi juga melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh personel agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas dan berorientasi pada integritas.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Polres Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polres Probolinggo dalam mendukung program reformasi birokrasi Polri.

Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, para perwira, serta seluruh personel Polres Probolinggo. Seluruh peserta tampak mengikuti kegiatan dengan penuh keseriusan sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun institusi yang berintegritas.

Dalam arahannya, Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak boleh dipahami sekadar sebagai program administratif atau formalitas untuk meraih predikat WBK. Lebih dari itu, ZI merupakan komitmen moral yang harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari setiap anggota Polri.

“Zona Integritas ini bukan hanya soal penilaian atau administrasi. Yang paling penting adalah perubahan mindset dan culture set kita sebagai anggota Polri. Mulai dari cara berpikir, cara bertindak, hingga cara kita melayani masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga integritas dengan menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin, penyalahgunaan wewenang, serta praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi institusi Polri yang hanya dapat dipertahankan melalui keteladanan dan kejujuran seluruh personel.

“Jangan ada lagi anggota yang bermain-main dengan kewenangan. Sekecil apa pun pelanggaran yang dilakukan akan berdampak besar terhadap citra institusi. Kita harus berani berubah dan saling mengingatkan demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh personel Polres Probolinggo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip profesional, humanis, dan transparan. Pelayanan publik yang bersih dan bebas dari pungutan liar menjadi salah satu indikator utama dalam mewujudkan WBK.

Menurut Kapolres, keberhasilan Polres Probolinggo dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sangat bergantung pada keterlibatan aktif dan komitmen seluruh anggota tanpa terkecuali, mulai dari pimpinan hingga personel di lapangan.

“WBK ini tidak bisa dicapai oleh Kapolres saja atau pejabat tertentu. Ini adalah kerja bersama seluruh personel. Jika Polres Probolinggo ingin dipercaya dan dicintai masyarakat, maka kita semua harus menjadi contoh dalam kedisiplinan, kejujuran, dan pelayanan,” tambahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh personel Polres Probolinggo semakin memahami peran, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung pembangunan Zona Integritas. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

Polres Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal secara konsisten dan berkesinambungan demi terwujudnya institusi Polri yang bersih, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Humas Polres Probolinggo 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!