Ketua F-Wamipro Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun Ke-57 Kepada Wali Kota Probolinggo
Probolinggo, Radarpatroli
Momentum peringatan ulang tahun ke-57 Wali Kota Probolinggo menjadi ajang refleksi sekaligus apresiasi terhadap perjalanan kepemimpinan di Kota Probolinggo. Ketua Organisasi Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro), M Suhri, menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada Wali Kota Probolinggo, Dr. Aminuddin, atas dedikasi dan konsistensinya dalam mendorong pembangunan serta penataan kota. Jum’at (30/01/2026).

Ucapan tersebut disampaikan atas nama keluarga besar F-Wamipro sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi terhadap kepemimpinan Wali Kota Probolinggo yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi wajah dan tata kelola Kota Probolinggo. Menurut M Suhri, peringatan ulang tahun kepala daerah bukan sekadar perayaan personal, melainkan momentum untuk merefleksikan pengabdian dan tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.
Dalam keterangannya, M Suhri menyampaikan doa dan harapan agar Wali Kota Probolinggo senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas dan amanah kepemimpinan.
“Semoga di usia ke-57 ini, Bapak Wali Kota selalu diberikan kesehatan, kelancaran, dan kekuatan dalam memimpin Kota Probolinggo, serta diberi keberkahan dalam setiap kebijakan yang diambil demi kepentingan masyarakat,” ujar Suhri.
M Suhri menilai bahwa di bawah kepemimpinan Wali Kota Probolinggo saat ini, arah pembangunan kota menunjukkan progres yang nyata dan terukur. Berbagai program strategis yang telah direalisasikan dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penataan ruang kota, peningkatan estetika lingkungan, serta penguatan fungsi ruang publik.
“Apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat, perlahan mulai terwujud satu per satu. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada kenyamanan dan kualitas hidup warga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, M Suhri menegaskan bahwa F-Wamipro menyatakan kesiapan penuh untuk terus mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah Kota Probolinggo. Dukungan tersebut diwujudkan melalui peran pers yang profesional, berimbang, dan konstruktif dalam menyampaikan informasi kepada publik, sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Menurut M Suhri, peran media sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara dukungan terhadap pembangunan dan fungsi kontrol sosial. Oleh karena itu, F-Wamipro berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat utama dari setiap kebijakan publik.
Selain dukungan terhadap program pembangunan, F-Wamipro juga menyatakan komitmennya untuk turut menjaga situasi Kota Probolinggo agar tetap kondusif. Suhri menegaskan bahwa seluruh anggota F-Wamipro siap berkontribusi dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan tertib, baik melalui pemberitaan yang menyejukkan maupun melalui komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.
Komitmen tersebut, lanjut M Suhri, tidak hanya berlaku untuk program-program yang telah berjalan, tetapi juga mencakup agenda pembangunan yang masih dalam tahap perencanaan. Ia menilai bahwa stabilitas dan kondusivitas daerah merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan jangka panjang.
Salah satu program yang mendapat perhatian dan apresiasi khusus dari F-Wamipro adalah transformasi wajah Alun-Alun Kota Probolinggo. Menurut Suhri, penataan alun-alun yang kini tampil lebih rapi, tertib, dan indah merupakan langkah strategis yang berdampak langsung terhadap wajah kota.
“Alun-alun tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial masyarakat dan simbol identitas Kota Probolinggo. Penataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menata ruang publik,” jelasnya.
Kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari kawasan alun-alun ke Jalan Ahmad Yani juga dinilai sebagai keputusan yang tepat dan berimbang. Suhri menilai kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan estetika kota dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.
“Penataan PKL dilakukan secara terarah dan bertahap. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang publik yang tertib tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi warga,” ujarnya
“Wajah baru Alun-Alun Kota Probolinggo menunjukkan bahwa kota ini terus bersolek. Penataan yang dilakukan tidak hanya memperindah kota, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota yang modern, tertata, dan ramah bagi masyarakat,” tambah M. Suhri.
Menutup pernyataannya, Suhri berharap sinergi antara Pemerintah Kota Probolinggo dan insan pers, khususnya F-Wamipro, dapat terus terjaga dan ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa pers siap menjadi bagian dari proses pembangunan daerah dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan etika jurnalistik.
Momentum ulang tahun ke-57 Wali Kota Probolinggo ini, menurut Suhri, menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga media sebagai mitra strategis pembangunan.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
