Dorong Literasi Digital Sejak Dini, Dispersip Probolinggo Kenalkan Coding dan Robotik

0
IMG-20260201-WA0012
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Perpustakaan kini bertransformasi menjadi ruang belajar yang tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi masa depan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan otomasi, pengenalan coding serta robotik sejak usia dini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, kreatif, dan mampu bersaing di era transformasi digital.

Menjawab tantangan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Robotku School serta Komunitas IT & Robotik Kabupaten Probolinggo menggelar workshop robotik dan coding bagi siswa SD/MI sederajat. Kegiatan edukatif ini berlangsung di Aula Pustakaloka Dispersip Kabupaten Probolinggo, Sabtu (31/1/2026).

Workshop tersebut diikuti oleh 30 siswa dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Probolinggo. Para peserta mendapatkan pengenalan dasar mengenai coding, robotik, serta pemahaman awal tentang teknologi AI melalui metode pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan berbasis praktik langsung. Anak-anak diajak untuk mengenal logika pemrograman sederhana, merakit komponen robot, hingga memahami cara kerja teknologi cerdas dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo, Ulfiningtyas, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi peran perpustakaan sebagai pusat literasi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, perpustakaan harus mampu menjadi ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Perpustakaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca buku, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran berbasis teknologi. Literasi digital, coding, dan robotik perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.

Ulfi menjelaskan, workshop robotik dan coding ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, pemahaman teknologi, serta minat anak-anak terhadap dunia inovasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai learning hub teknologi yang terbuka, inklusif, dan kolaboratif.

“Kami ingin menyediakan akses yang merata terhadap kegiatan edukatif berbasis teknologi. Melalui kolaborasi dengan Robotku School dan Komunitas IT & Robotik, anak-anak dapat belajar, bereksplorasi, dan berinovasi di lingkungan perpustakaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ulfi berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap bidang teknologi informasi, robotik, dan kecerdasan buatan sejak dini. Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pembelajaran teknologi yang berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan kunjungan ke perpustakaan, tetapi juga melahirkan budaya belajar teknologi di lingkungan perpustakaan. Ke depan, kami akan terus mendorong kolaborasi serupa agar perpustakaan menjadi ruang belajar yang hidup, inspiratif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!