Poktan Sedap Malam Tani Manfaatkan Rice Transplanter, Percepat Tanam Padi Dukung Swasembada Pangan
Probolinggo, Radarpatroli
Pemanfaatan teknologi pertanian modern terus digencarkan untuk mempercepat musim tanam padi di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya dilakukan oleh Kelompok Tani (Poktan) Sedap Malam Tani Kecamatan Sumberasih yang mulai menerapkan mekanisasi pertanian menggunakan rice transplanter guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi tanam.

Percepatan tanam padi tersebut dilaksanakan di areal persawahan Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo melalui penerapan alat mesin pertanian (alsintan) modern.
Rice transplanter yang digunakan merupakan bantuan dari Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo tahun 2025. Pemanfaatan alsintan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa bantuan pemerintah benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani dalam mendukung peningkatan produksi pertanian.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi yang didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Perizinan Pertanian Falentina Ekawati Dyah Puspitasari, Camat Sumberasih Agus Setijono beserta jajaran Forkopimka Sumberasih, serta Ketua Poktan Sedap Malam Tani Amar Ma’ruf bersama para anggota.
Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi mengatakan bahwa mekanisasi pertanian merupakan salah satu kunci utama dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di sektor tanaman pangan. Menurutnya, pemanfaatan alsintan modern mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di tengah keterbatasan lahan.
“Program ketahanan pangan ini salah satunya didukung melalui mekanisasi pertanian. Dengan alat pertanian modern, kita bisa menghemat tenaga, waktu, hingga biaya produksi. Kebutuhan tenaga kerja lebih sedikit dan waktu tanam lebih singkat sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas,” ujarnya.
Arif berharap penerapan mekanisasi pertanian dapat mendorong peningkatan hasil produksi sekaligus kesejahteraan petani. Ia menilai Poktan Sedap Malam Tani sebagai kelompok tani yang konsisten dan siap menjadi contoh dalam penerapan mekanisasi pertanian di Kecamatan Sumberasih.
Selain itu, Arif juga menekankan pentingnya perawatan alsintan agar usia pakainya lebih panjang dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia mendorong kelompok tani lain yang belum menerapkan mekanisasi untuk mengajukan bantuan melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Sementara itu, Camat Sumberasih Agus Setijono menegaskan bahwa modernisasi alat pertanian sangat penting untuk mempercepat tanam padi sekaligus menyukseskan program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Bantuan alsintan dinilai sangat meringankan beban petani.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Poktan Sedap Malam Tani Amar Ma’ruf menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah serta berharap adanya tambahan alsintan, khususnya alat tanam roda empat, agar program tanam serempak dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
