Bupati Haris Hadiri Manasik Haji 1.199 Jemaah, Tekankan Pentingnya Kesabaran Dan Disiplin

0
WhatsApp-Image-2026-02-09-at-15.42.471
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli

Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo mulai memantapkan diri melalui kegiatan manasik haji terintegrasi yang digelar di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (9/2/2026). Sebanyak 1.199 jemaah mengikuti pembekalan ini sebagai langkah awal untuk memahami rangkaian ibadah haji sekaligus mempersiapkan fisik dan mental sebelum menjalankan rukun Islam kelima.

Kegiatan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ini diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo. Manasik tahun ini mengusung tema besar “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan ibadah haji yang inklusif dan humanis.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, Wakil Bupati Fahmi AHZ, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Abdul Wasik Hannan, serta perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Dalam manasik tersebut, para jemaah mendapatkan pembekalan menyeluruh dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Materi yang disampaikan mencakup tata cara ibadah haji, kesiapan fisik dan mental serta pelayanan kesehatan bagi jemaah.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Probolinggo yang mengikuti kegiatan manasik haji. Ia menegaskan bahwa manasik merupakan momen penting, tidak hanya untuk memahami tata cara ibadah, tetapi juga sebagai sarana melatih kesabaran, kedisiplinan dan kesiapan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Manasik ini bukan sekadar belajar tentang proses ibadah haji, tapi panjenengan juga belajar sabar, belajar disiplin dan belajar banyak hal. Karena kondisi di Indonesia dengan di Makkah, apalagi saat musim haji, tentu sangat berbeda,” katanya.

Menurut Bupati Haris, para jemaah haji reguler tahun ini merupakan orang-orang yang sangat beruntung karena tidak semua umat Islam mendapatkan kesempatan untuk berangkat haji melalui jalur resmi pemerintah.

“Panjenengan ini orang-orang yang sangat beruntung. Tidak semua orang ditakdirkan bisa berangkat haji, apalagi melalui jalur resmi pemerintah. Ini patut betul-betul disyukuri,” terangnya.

Bupati Haris juga optimistis bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan berjalan lebih baik seiring dengan sistem pelayanan yang semakin tertata, termasuk adanya kementerian khusus yang menangani urusan haji.

“Insya Allah tahun ini akan menjadi tahun terbaik bagi jemaah haji. Sistemnya sudah jauh lebih baik, menterinya sudah terpisah hingga ada Kementerian Haji di tingkat pusat, kanwil sampai kabupaten. Pemerintah berkomitmen agar pelayanan jemaah haji semakin meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo Moh. Barzan Ahmadi menyampaikan jumlah jemaah haji Kabupaten Probolinggo tahun ini mencapai 1.199 orang dan masih berpotensi bertambah. Para jemaah tersebut akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya dan terbagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter).

“Tiga kloter merupakan kloter penuh dari Kabupaten Probolinggo, sementara satu kloter lainnya bersifat gabungan dengan jemaah dari daerah lain,” ujarnya.

Menurut Barzan, Kloter pertama dan kedua berangkat pada 21 April 2026 dengan selisih waktu masuk asrama sekitar empat jam. Kloter ketiga dan keempat dijadwalkan berangkat pada 22 April 2026.

“Kabupaten Probolinggo memperoleh gelombang pertama pemberangkatan haji tahun ini. Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri karena jemaah akan mendapatkan sambutan resmi di Asrama Haji Sukolilo Embarkasi Surabaya,” jelasnya.

Rentang usia jemaah haji Kabupaten Probolinggo tahun 2026 cukup beragam. Jemaah tertua berusia 90 tahun atas nama Sarikuna Kasiati asal Desa Jatiadi Kecamatan Gending dan jemaah termuda berusia 16 tahun atas nama Ma’i Muhammad Chandra asal Desa Jorongan Kecamatan Leces.

“Kita harapkan semua jemaah haji Kabupaten Probolinggo kompak, bersatu, satu tujuan. Tidak ada perbedaan di antara kita. Sama-sama berharap menjadi haji yang mabrur,” harapnya.

Sedangkan Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ mengajak seluruh jemaah haji untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, keikhlasan serta keteguhan niat.

“Haji ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. Oleh karena itu, saya mohon kepada seluruh jamaah agar betul-betul mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun batin,” ungkapnya.

Wabup Fahmi menekankan pentingnya mengikuti seluruh rangkaian manasik haji dengan sungguh-sungguh agar jemaah benar-benar memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji secara benar, meskipun nantinya akan didampingi oleh ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan dan petugas daerah yang berpengalaman.

“Ikuti manasik haji ini dengan sebaik-baiknya, agar panjenengan semua benar-benar paham tata cara pelaksanaan ibadah haji dan dapat menjalankannya dengan tenang dan khusyuk,” pesannya.

Lebih lanjut Wabup Fahmi mengingatkan para jemaah haji agar senantiasa menjaga kebersamaan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci. Seluruh jemaah merupakan satu keluarga besar yang membawa nama baik Kabupaten Probolinggo.

“Sejak saat ini jangan lagi merasa ada jarak antara satu dan yang lain. Kita semua adalah satu keluarga. Jaga hubungan ini dan saling bantu-membantu selama berada di Tanah Suci,” tegasnya.

Wabup Fahmi memanjatkan doa agar seluruh jemaah diberikan kelancaran sejak keberangkatan, selama pelaksanaan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan selamat.

“Semoga sejak awal keberangkatan, dalam pelaksanaan hingga kepulangan nanti, panjengan semua senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan dan kemudahan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!