LKNU Kota Kraksaan Gelar Bakti Sosial Harlah ke-103 NU, Khitan Massal hingga Cek Kesehatan Gratis
Oplus_16908288
Probolinggo, Radarpatroli
Dalam semangat memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU), PC Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial bertajuk pelayanan kesehatan terpadu. Kegiatan ini digelar di SD Cahaya Cendekia Pondok Pesantren Nurul Qadim 4, Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Minggu (15/2/2026), sebagai bagian dari implementasi program SAE Kesehatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH Hafidzul Hakim Noer, didampingi Ketua PC LKNU Kota Kraksaan Sugianto, beserta jajaran pengurus LKNU Kota Kraksaan.
Bakti sosial ini menjadi wujud nyata kontribusi NU dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat, dengan menghadirkan berbagai layanan mulai dari khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga penyuluhan kesehatan bagi anak-anak.
Salah satu agenda utama dalam bakti sosial tersebut adalah khitanan massal yang diikuti oleh 106 anak pendaftar. Namun, dalam pelaksanaannya sebanyak 103 anak berhasil dikhitan, sementara tiga anak belum dapat menjalani tindakan.
Rinciannya, dua anak tidak hadir, sedangkan satu anak mengalami kelainan hipospadia sehingga harus dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Selain khitanan, LKNU juga membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti oleh 135 peserta. Pemeriksaan meliputi tensi darah, nadi, gula darah acak (GDA), asam urat, serta kolesterol.
Tak hanya itu, kegiatan donor darah juga diselenggarakan dengan jumlah pendaftar 27 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 orang memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.
Bakti sosial ini juga dilengkapi dengan layanan pengobatan komplementer atau alternatif yang dimanfaatkan oleh 30 orang. Sementara penyuluhan kesehatan gigi dan mulut diikuti oleh 208 siswa TK dan SD, sebagai upaya edukasi sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Untuk mendukung suksesnya kegiatan, LKNU menurunkan tenaga medis dan relawan dalam jumlah besar, terdiri dari 35 perawat, 1 dokter gigi, 2 mahasiswa, kedokteran, 3 ATLM, 2 bidan, 10 asisten, tenaga umum, 2 koordinator, 1 konsultan media dokter spesialis bedah
Keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik moril maupun materiil. Di antaranya Baznas Kabupaten Probolinggo, Yeni MS Glow, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Skincare Medical Aesthetic dr Inayatun, Puskesmas Glagah serta sponsor dan mitra lainnya.
Ketua PC LKNU Kota Kraksaan, Sugianto, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian bakti sosial dalam rangka Harlah ke-103 NU ini berjalan lancar sesuai harapan. Ini adalah bentuk pengabdian konkret NU kepada masyarakat melalui lembaga kesehatan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum menghadirkan manfaat langsung bagi umat.
“Kami ingin memastikan kehadiran LKNU benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam pelayanan kesehatan. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH Hafidzul Hakim Noer menegaskan bahwa NU bukan hanya organisasi keagamaan semata.
“NU adalah rumah besar yang tidak hanya mengurus tahlil dan ngaji. Di dalam NU ada banyak lembaga yang mengurus kepentingan umat,” tegasnya.
Ia menyebut lembaga dan badan otonom NU seperti LKNU, Muslimat NU, GP Ansor, dan Fatayat NU yang aktif dalam pelayanan sosial kemasyarakatan.
“Melalui kegiatan ini ada layanan khitan, cek kesehatan, donor darah, penyuluhan kesehatan hingga pengobatan komplementer. Ini bukti NU hadir secara konkret di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, PCNU Kota Kraksaan memiliki visi besar menghadirkan pelayanan kesehatan mandiri.
“Ke depan NU harus punya pelayanan kesehatan mandiri seperti klinik bahkan rumah sakit. Kami sudah sepakat dengan LKNU bahwa cita-cita ini harus segera diwujudkan,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, KH Hafidzul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan mitra yang telah berkontribusi.
“Terima kasih atas dukungan semua sponsor dan mitra sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” tutupnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
