Pengecekan Pasar Baru, Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Bapokting

0
IMG-20260219-WA0014
Bagikan

Probolinggo Radarpatroli 

Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H, pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga terus diperketat di wilayah Kota Probolinggo. Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI serta instansi terkait turun langsung melakukan pengecekan stok dan pemantauan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Baru Kota Probolinggo, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut merupakan langkah pengawasan terpadu menjelang Ramadan. Pengecekan dilakukan guna memastikan stabilitas pasokan serta harga pangan tetap terkendali di wilayah Kota Probolinggo, terutama saat permintaan masyarakat biasanya meningkat signifikan.

Dalam kegiatan ini, tim Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung di lapangan dengan mendatangi para pedagang, distributor, serta mengecek ketersediaan barang di sejumlah titik penjualan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi lonjakan harga, kelangkaan bahan pokok, maupun praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zaenal Arifin, S.H., menyampaikan bahwa secara umum stok bahan pokok di Pasar Baru dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Dari hasil pengecekan bersama Bapanas dan instansi terkait, stok bapokting terpantau aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan di tingkat pedagang maupun distributor,” ujar Zaenal.

Dalam pengecekan tersebut, tim memantau langsung harga sejumlah komoditas utama seperti beras, bawang, cabai, daging, telur, gula hingga minyak goreng. Harga beras premium tercatat Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp13.400 per kilogram, dan beras SPHP Rp11.800 per kilogram.

Menurut Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal, harga tersebut masih berada dalam kategori stabil dan belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Namun demikian, Satgas Pangan tetap akan terus memantau perkembangan harga secara rutin, mengingat Ramadan biasanya diiringi dengan peningkatan konsumsi masyarakat.

Untuk komoditas cabai, Satgas Pangan memastikan ketersediaan stok di Kota Probolinggo dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar.

“Stok cabai di wilayah Kota Probolinggo aman dan distribusinya lancar. Kami pastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tegas Zaenal.

Selain itu, harga daging ayam ras tercatat Rp42.000 per kilogram dan telur ayam ras Rp31.000 per kilogram. Secara umum, pergerakan harga masih berada dalam kondisi wajar meskipun mendekati momen peningkatan permintaan.

Tidak hanya menyasar pasar tradisional, Satgas Pangan juga melakukan pengecekan di sejumlah ritel modern sebagai bagian dari pengawasan menyeluruh. Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya Geraha Mulia, Supermarket Sinar Terang, dan Karunia Damai Sejahtera.

Dari hasil pemantauan, stok bahan pokok termasuk minyak goreng terpantau aman dan tersedia bagi masyarakat.

“Kami memastikan stok minyak goreng dan komoditas lainnya dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun indikasi penimbunan,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin menegaskan bahwa Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan serta harga bahan pokok selama bulan Ramadan.

Menurutnya, upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan kebutuhan pokok.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman. Pengawasan akan terus kami lakukan bersama instansi terkait demi melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan adanya pemantauan terpadu ini, diharapkan situasi ketersediaan pangan di Kota Probolinggo tetap kondusif, harga stabil, dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara aman selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Humas Polres Probolinggo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!