Subdenpom V/3-1 Probolinggo Bersinergi Dengan TNI-Polri Dan Satpol PP Ciptakan Kondisi Aman

0
IMG-20260223-WA0052
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli


Subdenpom V/3-1 Probolinggo menggelar Operasi Gabungan Cipta Kondisi (Cipkon) guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Subdenpom V/3-1 Probolinggo, Lettu Cpm Slamet, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Probolinggo sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Senin (23/02/2026) Malam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0820-01/Kanigaran yang diwakili Serda Gede S, jajaran Polres Probolinggo Kota di antaranya Brigpol Paldha, Kasatpol PP Kota Probolinggo Fathur Rozi, serta Kasi Pembinaan dan Pengawasan Nurrahmad, S.Sos. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang tertib selama bulan puasa.

Operasi Cipkon diawali dengan menindaklanjuti laporan warga Kelurahan Mangunharjo yang merasa resah akibat aktivitas lomba lari pada malam hari disertai teriakan-teriakan yang mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan segera bergerak melakukan patroli dan pemantauan di lokasi yang dimaksud.

Selanjutnya, petugas melaksanakan patroli ke titik kumpul di Alun-Alun Kota Probolinggo untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan minuman keras (miras) dan senjata tajam (sajam) di sejumlah warung remang-remang yang berada di Kelurahan Triwung Kidul. Tercatat ada empat titik yang menjadi sasaran pemeriksaan dalam operasi tersebut.

Komandan Subdenpom V/3-1 Probolinggo, Lettu Cpm Slamet, menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Subdenpom V/3-1 Probolinggo tetap bersinergi dalam forum koordinasi. Sejak awal kami bersama Kasat Pol PP dan tim operasional selalu berkoordinasi untuk menciptakan kondisi yang aman selama bulan Ramadan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Probolinggo Fathur Rozi menjelaskan bahwa patroli rutin selama Ramadan difokuskan pada tempat hiburan maupun warung-warung yang diduga menjual minuman keras. Dari hasil pemeriksaan bersama Subdenpom, kepolisian, dan Koramil, tidak ditemukan adanya peredaran miras di lokasi yang disasar.

Namun demikian, petugas menemukan sejumlah warung yang belum mengantongi izin usaha resmi. Beberapa di antaranya bahkan terbilang baru beroperasi, ada yang baru berjalan dua bulan hingga dua minggu. Selain itu, terdapat indikasi bahwa sebagian tempat tersebut berpotensi membuka ruang-ruang (room) yang dikhawatirkan mengarah pada aktivitas negatif serta mengundang keramaian yang meresahkan warga, terutama karena lokasinya berdekatan dengan pondok pesantren.

“Kami lakukan pembinaan. Jika tidak memiliki izin, maka tidak diperkenankan melanjutkan operasional. Apabila tetap beraktivitas tanpa izin, akan kami tutup. Pengawasan akan terus kami lakukan agar kegiatan usaha tidak mengganggu dan meresahkan masyarakat sekitar,” tegas Fathur Rozi.

Melalui Operasi Gabungan Cipkon ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Probolinggo selama Ramadan tetap terjaga. Sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana ibadah yang aman, nyaman, dan penuh khidmat bagi seluruh masyarakat.

Penulis : Sayful
Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!