ASN Harus Jadi Teladan, Wali Kota Probolinggo Tekankan Integritas Di Lingkungan RSUD dr. Moh. Saleh

0
WhatsApp Image 2026-02-23 at 14_39_28
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Upaya memperkuat integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) terus dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo. Senin (23/2), RSUD Dokter Mohamad Saleh menggelar pembinaan pegawai terkait persoalan perceraian dan judi online bagi ASN di UOBK RSUD dr. Moh. Saleh, Kota Probolinggo. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Edelweiss tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo Aminuddin, Pj. Sekda Rey Suwigtyo, serta Inspektur Puji Prastowo, dan diikuti sekitar 55 karyawan dan karyawati.

Direktur RSUD, Nurul Hasanah Hidayati, mengungkapkan bahwa sejumlah persoalan rumah tangga pegawai seperti perselingkuhan, nikah siri, hingga judi online telah berdampak langsung pada kinerja pelayanan rumah sakit.

“Sejak Januari 2025 hingga 2026 tercatat lima pegawai dengan gugatan perceraian, satu kasus nikah siri, serta satu kasus baru yang masih dalam pembinaan karena persoalan ekonomi dan niat bercerai. Hal ini memunculkan keluhan terhadap pelayanan tenaga kesehatan yang terlibat masalah tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan pribadi yang tidak terselesaikan dengan baik berpotensi menurunkan fokus dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap melalui pembinaan ini, pegawai semakin waspada dan mampu menjaga profesionalisme, sehingga persoalan rumah tangga tidak berimbas pada mutu layanan kesehatan.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Wali Kota Aminuddin menegaskan komitmennya dalam membina dan menjaga integritas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Ia menekankan bahwa ASN tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan pribadi dan sosial.

“Sebagai wali kota, saya bertanggung jawab membina, mengarahkan, serta menjaga kedisiplinan dan integritas para pegawai. ASN harus profesional dalam bekerja sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan pribadi dan sosial,” tegasnya.

Ia menilai tingginya angka perceraian dan maraknya judi online, khususnya yang melibatkan ASN, merupakan persoalan serius. Pasalnya, ASN merupakan representasi pemerintah di tengah masyarakat sehingga perilaku dan sikapnya akan menjadi sorotan publik.

Selain itu, peserta juga diingatkan bahwa pernikahan merupakan ibadah panjang yang memerlukan komitmen, saling menjaga perasaan, serta menciptakan suasana harmonis dalam rumah tangga. Terkait judi online, ia menegaskan bahwa segala bentuk perjudian merupakan perbuatan yang merugikan diri sendiri dan keluarga, serta dapat berdampak langsung pada kinerja pegawai.

Melalui kegiatan pembinaan ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat komitmen moral dan profesional, menjadi contoh yang baik bagi rekan kerja lainnya, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful 

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!