Reses Masa Sidang II 2026, Heri Poniman Fokus Infrastruktur Di Enam Kelurahan Kanigaran

0
IMG-20260228-WA0036
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Heri Poniman, menggelar reses masa sidang II tahun 2026 di daerah pemilihan Kecamatan Kanigaran, Kamis (26/02/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia memfokuskan pembahasan pada isu infrastruktur yang dinilai masih menjadi kebutuhan utama masyarakat di wilayah perkotaan maupun kelurahan.

Sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo yang membidangi infrastruktur, Heri menilai pembangunan fisik merupakan dasar penting bagi kemajuan daerah. Jalan lingkungan, drainase, serta fasilitas penunjang lainnya harus menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat berjalan lancar.

“Kami ingin menjadikan reses ini sebagai wadah untuk menyatukan aspirasi masyarakat dalam pembangunan agar dapat disampaikan dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Probolinggo,” ujar Heri Poniman.

Untuk mendukung proses penyerapan aspirasi, ia mengundang berbagai elemen masyarakat, mulai dari ketua RT, RW, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga stakeholder lainnya. Daerah pemilihannya meliputi enam kelurahan, yakni Kanigaran, Kebonsari Wetan, Kebonsari Kulon, Sukoharjo, Tisnonegaran, dan Curahgrinting.

Menurutnya, kehadiran berbagai unsur tersebut penting agar gambaran kebutuhan masyarakat dapat terlihat secara menyeluruh. Dengan demikian, permasalahan infrastruktur yang mendesak bisa dipetakan berdasarkan skala prioritas.

“Dengan hadirnya berbagai pihak ini, kita bisa mendapatkan gambaran jelas mengenai kebutuhan dan aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, serta mengetahui titik-titik mana saja yang perlu segera diperbaiki,” tandasnya.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan lingkungan yang rusak serta saluran drainase yang kurang optimal. Salah satu peserta, Agus, warga Kelurahan Curahgrinting, meminta agar usulan pavingisasi jalan yang telah dua kali diajukan melalui Musrenbang maupun reses sebelumnya dapat segera direalisasikan.

“Kondisi jalan lingkungan melalui program pavingisasi sudah dua kali diusulkan. Mohon untuk segera bisa direalisasikan,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Heri Poniman yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Kota Probolinggo menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami batas kewenangan antara pemerintah kelurahan dan pemerintah kota dalam hal pembangunan infrastruktur.

“Masih banyak kelurahan yang infrastrukturnya perlu ditingkatkan, tapi masyarakat belum sepenuhnya paham mana yang bisa dikerjakan oleh pemerintah kelurahan dan mana yang harus ditangani oleh Pemkot. Di sinilah pentingnya kegiatan reses seperti ini,” jelasnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, tercatat beberapa klaster persoalan utama yang menjadi perhatian warga, di antaranya perbaikan jalan lingkungan dan normalisasi saluran drainase untuk mencegah genangan saat musim hujan.

Seluruh aspirasi yang disampaikan telah dicatat secara resmi untuk dibahas dalam mekanisme di DPRD Kota Probolinggo. Heri memastikan pihaknya akan mengusulkan seluruh masukan tersebut kepada pemerintah daerah sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran.

“Semua aspirasi yang telah disampaikan akan kami usulkan kepada pemerintah daerah agar bisa segera direalisasikan sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk memastikan program pembangunan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Melalui dialog langsung ini, diharapkan kebijakan yang diambil ke depan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Probolinggo, khususnya di Kecamatan Kanigaran.

Penulis : Sayful

    Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!