Ops Gaktib dan Yustisi 2026, Upaya Preventif Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

0
99f876cc-cf1c-4526-acf5-08f83f15dd80 (1)
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Suasana pagi di markas Kodim 0820/Probolinggo, Jumat (27/2), tampak lebih tegas dari biasanya. Ratusan prajurit berbaris, kendaraan dinas dan pribadi diperiksa satu per satu, dokumen dicermati tanpa kompromi. Kegiatan pemeriksaan kendaraan dan sosialisasi itu dikemas dalam Ops Gaktib Citra Wira Clurit dan Ops Yustisi Citra Wira Clurit Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pabung Kodim 0820/Probolinggo, Mayor Inf Heri Hutomo, dengan penanggung jawab Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Ribut Yudo Apriyantono. Pelaksanaan berjalan tertib, penuh ketelitian, sebagai bagian dari komitmen menjaga profesionalisme prajurit.

Mayor Inf Heri Hutomo menjelaskan bahwa Operasi Penegakan Ketertiban (Ops Gaktib) dan Operasi Yustisi (Ops Yustisi) Citra Wira Clurit Tahun Anggaran 2026 merupakan langkah strategis dalam rangka menegakkan disiplin serta meningkatkan kesadaran hukum prajurit TNI Angkatan Darat.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memastikan setiap prajurit mematuhi peraturan perundang-undangan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan militer.

“Operasi ini untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin dan tindak pidana yang dapat merugikan satuan serta mencoreng nama baik institusi, sekaligus membentuk prajurit yang profesional, berintegritas dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui operasi tersebut diharapkan tercipta kondisi tertib administrasi dan tertib personel. Dengan demikian, citra positif TNI di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kodim 0820/Probolinggo, tetap terpelihara.

Dansub Denpom V/3-1 Probolinggo, Lettu CPM Slamet, turut menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan internal.

Ops Gaktib dan Ops Yustisi, kata dia, bukan kegiatan untuk mencari kesalahan prajurit. Sebaliknya, operasi ini bersifat preventif dan edukatif agar pelanggaran bisa dicegah sejak awal.

“Sebagai prajurit TNI AD kita dituntut untuk selalu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat. Disiplin adalah kunci utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota menjadikan pelaksanaan Ops Gaktib dan Ops Yustisi sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari. Dengan disiplin yang kuat, prajurit akan mampu menjaga nama baik satuan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.

Pemeriksaan kendaraan, kelengkapan administrasi, hingga kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Semua dilakukan secara menyeluruh, sebagai bentuk komitmen menjaga integritas satuan.

Melalui Ops Gaktib dan Ops Yustisi Citra Wira Clurit 2026, Kodim 0820/Probolinggo menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar kewajiban, melainkan fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan tertib internal yang kuat, kepercayaan publik pun akan terus terjaga.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!