Serap Keluhan Warga, Guruh Dwi Prasetyo Siap Perjuangkan Aspirasi di DPRD Kota Probolinggo 

0
8e403281-20cc-47bd-9a00-394da88e98f0
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan reses masa sidang II Tahun 2026 yang dilaksanakan Anggota DPRD Kota Probolinggo dari Partai Golongan Karya (Golkar), Guruh Dwi Prasetyo S.Ap di daerah pemilihannya (Dapil IV). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, usulan, maupun keluhan secara langsung kepada wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif.

Kegiatan reses yang dilaksanakan di Jalan Walikota Gotot Gang 2, Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo pada Sabtu (28/02/2026) sore itu berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Masyarakat tampak antusias menghadiri pertemuan tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan RT dan RW hadir untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dirasakan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Guruh Dwi Prasetyo menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan salah satu kewajiban konstitusional anggota DPRD sebagai wakil rakyat. Melalui reses, anggota dewan dapat menyerap aspirasi masyarakat secara langsung tanpa perantara, sehingga berbagai kebutuhan dan persoalan yang ada di tengah masyarakat dapat diketahui secara nyata.

Menurutnya, kegiatan reses juga menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dengan lembaga legislatif. Dengan adanya dialog terbuka seperti ini, diharapkan masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai usulan maupun kritik yang membangun demi kemajuan daerah.

“Reses ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami tampung, kemudian kami perjuangkan dan kawal dalam pembahasan di DPRD agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah,” ujar Guruh.

Dalam dialog interaktif yang berlangsung cukup hangat tersebut, warga menyampaikan berbagai usulan dan harapan. Beberapa di antaranya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur jalan lingkungan yang dinilai masih perlu mendapatkan perhatian. Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan maupun peningkatan kualitas jalan agar mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar.

Selain itu, persoalan drainase juga menjadi salah satu topik yang cukup banyak disampaikan warga. Mereka berharap adanya pembangunan atau perbaikan saluran drainase guna mengantisipasi terjadinya genangan air maupun banjir yang kerap muncul saat musim hujan.

Tak hanya sektor infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan layanan kesehatan. Warga berharap fasilitas kesehatan yang ada dapat terus ditingkatkan, baik dari segi pelayanan maupun ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, kelompok pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan dukungan lebih besar bagi pengembangan usaha mereka. Di antaranya melalui program pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, serta kemudahan akses permodalan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian keluarga.

Selain sektor UMKM, aspirasi juga datang dari masyarakat yang bergerak di sektor pertanian. Mereka berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah terkait ketersediaan sarana produksi pertanian, dukungan program pemberdayaan petani, serta peningkatan infrastruktur penunjang agar hasil pertanian dapat lebih optimal.

Di bidang pendidikan, warga juga mengusulkan adanya peningkatan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan di lingkungan mereka. Hal tersebut dinilai penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar agar dapat berjalan lebih nyaman dan berkualitas bagi para siswa.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Guruh Dwi Prasetyo menyampaikan bahwa seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan penting untuk dibahas lebih lanjut dalam forum rapat DPRD bersama pemerintah daerah. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai aspirasi tersebut agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

Kegiatan reses putaran II Tahun 2026 tersebut berlangsung dengan suasana dialog yang terbuka dan penuh kebersamaan. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pandangan serta harapan mereka secara langsung kepada wakil rakyat yang hadir.

Dengan terlaksananya kegiatan reses ini, diharapkan hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat. Aspirasi yang disampaikan oleh warga diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan serta program pembangunan yang lebih tepat sasaran, sehingga mampu mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Probolinggo pada tahun 2026.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!