Resmi Beroperasi, Commuter Line Surabaya, Pasuruan Dan Probolinggo Perkuat Konektivitas Jawa Timur

0
Resmi Beroperasi, Commuter Line Surabaya, Pasuruan Dan Probolinggo Perkuat Konektivitas Jawa Timur
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Pemerintah Kota Probolinggo bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan KAI Commuter Indonesia resmi meluncurkan operasional Kereta Api Commuter Line rute Surabaya, Pasuruan Dan Probolinggo (Supas Pro), Minggu (1/3/2026). Peresmian ini menandai babak baru penguatan konektivitas transportasi publik di wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, didampingi Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Pj Sekda Rey Suwigtoyo, unsur Forkopimda, jajaran OPD, serta perwakilan Kementerian Perhubungan dan manajemen PT KAI.

Kehadiran Commuter Line Supas Pro merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Izin operasional resmi diterbitkan pada 27 Februari 2026, membuka jalan bagi perpanjangan layanan yang sebelumnya hanya melayani hingga Pasuruan.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyampaikan bahwa layanan ini dirancang sebagai moda transportasi massal yang terjangkau dan efisien bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan commuter line akan menjadi solusi atas tingginya mobilitas warga Probolinggo menuju Surabaya dan sebaliknya.

Ia menegaskan, layanan tersebut tidak hanya menyasar kalangan pekerja, tetapi juga mahasiswa, pelaku usaha, hingga wisatawan. Dengan tarif yang lebih rendah dibanding layanan reguler, commuter line diharapkan mampu mengurangi beban biaya transportasi masyarakat sekaligus menekan penggunaan kendaraan pribadi.

Pemerintah pusat, lanjutnya, turut memberikan subsidi operasional agar tarif tetap terjangkau. Skema subsidi ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam memperluas akses transportasi publik yang merata dan inklusif.

Berdasarkan proyeksi awal, potensi penumpang harian diperkirakan mencapai 400 hingga 500 orang. Angka tersebut dinilai realistis mengingat tingginya arus perjalanan dari Probolinggo menuju Surabaya untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, perdagangan, maupun layanan kesehatan.

Pada hari pertama operasional, sejumlah gerbong dilaporkan terisi penumpang. Hal ini menunjukkan respons positif masyarakat terhadap kehadiran layanan baru tersebut.

Selain melayani warga Kota Probolinggo, commuter line juga berpotensi dimanfaatkan masyarakat dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, hingga Jember yang ingin mengakses Surabaya dengan waktu tempuh lebih pasti dan biaya terjangkau.

Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Indonesia, Heri Siswanto, menjelaskan bahwa operasional Commuter Line Supas Pro dilayani empat perjalanan setiap hari.

Dua perjalanan berangkat dari Probolinggo pada pagi dan malam hari, sementara dua perjalanan lainnya berangkat dari Surabaya pada pagi dan sore hari. Pola jadwal tersebut disusun untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas pekerja dan pelajar.

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan. Selain itu, petugas pelayanan disiagakan di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.

Pengoperasian commuter line diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Probolinggo. Peningkatan arus mobilitas diproyeksikan menggerakkan sektor UMKM, kuliner, perdagangan, serta jasa transportasi pendukung di sekitar stasiun dan pusat kota.

Pemerintah Kota Probolinggo juga menyambut rencana PT KAI untuk melakukan penataan dan revitalisasi kawasan stasiun guna menyesuaikan dengan wajah baru alun-alun kota yang telah direnovasi. Penataan tersebut tetap mempertahankan nilai historis bangunan stasiun sebagai aset cagar budaya.

Selain aspek ekonomi, sektor pariwisata juga diharapkan terdongkrak. Kota Probolinggo yang dikenal sebagai pintu gerbang menuju kawasan wisata Gunung Bromo berpotensi menarik lebih banyak wisatawan domestik melalui akses transportasi yang semakin mudah.

Dalam rangkaian kegiatan launching, Pemerintah Kota Probolinggo turut menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial di bulan Ramadan sekaligus simbol bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kelompok rentan.

Usai peresmian, rombongan Wali Kota bersama jajaran OPD, instansi vertikal, dan awak media melakukan perjalanan perdana menuju Pasuruan menggunakan Commuter Line Supas Pro. Perjalanan tersebut menjadi simbol dimulainya layanan resmi bagi masyarakat.

Dengan beroperasinya Commuter Line Surabaya, Pasuruan Dan Probolinggo, konektivitas antarwilayah di Jawa Timur semakin terintegrasi. Pemerintah berharap layanan ini mampu menjadi tulang punggung mobilitas regional, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Sayful

   Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!