Baznas Kabupaten Probolinggo Mulai Distribusikan Zakat Fitrah, Targetkan Penyaluran Merata

0
IMG-20260310-WA0003
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo mulai menyalurkan zakat fitrah dalam bentuk paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat, Senin (9/3/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerataan distribusi zakat agar dapat menjangkau para mustahik secara merata menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pendistribusian ini diawali dengan pembacaan doa niat zakat fitrah oleh Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo. Setiap paket sembako zakat fitrah tersebut memiliki nilai sekitar Rp125 ribu yang terdiri dari Rp50 ribu dari zakat fitrah dan tambahan Rp75 ribu dari zakat mal untuk melengkapi kebutuhan paket sembako bagi penerima manfaat.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil mengatakan hingga saat ini jumlah muzakki yang telah menunaikan zakat fitrah melalui Baznas mencapai sekitar 6.609 orang dari 58 Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Zakat tersebut kemudian dikemas dalam bentuk paket sembako yang akan didistribusikan secara bertahap melalui berbagai lembaga dan mitra program.

“Sampai hari ini para muzakki yang menunaikan zakat fitrah melalui Baznas sudah sekitar 6.609 orang. Semuanya kami kemas dalam bentuk paket sembako untuk kemudian didistribusikan kepada para mustahik,” ujarnya.

Menurut Muzammil, distribusi tahap awal dilakukan melalui kerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Probolinggo. Program ini menjadi bentuk sinergi antara Baznas dan KUA untuk memperkuat pendataan muzakki serta memastikan penyaluran zakat tepat sasaran.

“Pertama kita kirimkan kepada KUA-KUA sebanyak 75 paket sebagai bagian dari program sinergi. Harapannya KUA juga membantu mendata para muzakki di wilayah masing-masing sehingga jumlah masyarakat yang menunaikan zakat fitrah dapat terdata dengan baik,” jelasnya.

Muzammil menambahkan, program ini juga mendukung target penguatan pendataan zakat atau off balance sheet yang ditetapkan oleh Baznas RI. “Pada tahun 2026, Baznas Kabupaten Probolinggo ditarget perolehan ZIS untuk off balance sheet sebesar Rp35 miliar melalui jaringan penyuluh di tingkat kecamatan,” lanjutnya.

Selain melalui KUA, penyaluran zakat fitrah juga dilakukan melalui sejumlah lembaga dan komunitas, termasuk organisasi kepemudaan serta instansi yang menyalurkan zakat melalui Baznas. Beberapa di antaranya adalah karang taruna, petugas juru parkir dan palang pintu kereta api di lingkungan Dinas Perhubungan, petugas kebersihan di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup hingga lembaga layanan kesehatan.

“Kami juga menyalurkan kepada kelompok yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Kraksaan serta sejumlah instansi yang menitipkan zakat fitrahnya kepada Baznas. Jadi zakat yang masuk kami distribusikan kembali kepada para mustahik yang telah didata,” terangnya.

Muzammil berharap seluruh proses pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah dapat selesai sebelum H-1 Idul Fitri agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan. 

“Harapan kami, penyaluran zakat fitrah ini bisa merata sehingga tidak ada mustahik yang menerima berulang sementara yang lain tidak mendapatkan. Karena dalam Al-Qur’an disebutkan ada orang miskin yang meminta-minta dan ada juga yang tidak meminta-minta, maka keduanya harus kita perhatikan,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!