Koramil Wonomerto Dampingi Petani Panen Padi, Dukung Antisipasi Darurat Pangan Nasional

0
IMG-20260311-WA0012
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, anggota Koramil 0820-07/Wonomerto kembali turun langsung ke lapangan dengan melakukan pendampingan kepada para petani saat proses panen padi di wilayah Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/3/2026).

Kehadiran aparat TNI di tengah para petani tersebut merupakan bentuk komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat. Melalui pendampingan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk mengoptimalkan produksi pertanian mereka.

Anggota Koramil 0820-07/Wonomerto, Serma Abdul Munib, menyampaikan bahwa proses penanaman hingga perawatan tanaman padi menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi ketahanan pangan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan kondisi ketika seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, serta bergizi.

“Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah melakukan berbagai upaya, di antaranya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran air, pengendalian impor dan ekspor pangan, serta penguatan infrastruktur pertanian,” kata Serma Abdul Munib.

Ia menambahkan bahwa ketahanan pangan menjadi hal yang sangat penting bagi Indonesia, mengingat jumlah penduduk yang besar serta wilayah geografis yang luas. Beberapa komponen utama dalam ketahanan pangan nasional antara lain ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan, akses masyarakat terhadap pangan, serta pemanfaatan pangan yang optimal.

Menurutnya, seluruh sumber daya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil peran dalam menjaga ketahanan pangan. Peningkatan produksi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian.

“Sumber daya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan. Kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi, sehingga segala sumber daya dan dukungan perlu difokuskan pada peningkatan produksi, baik pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Babinsa berpostur tinggi tegap tersebut mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang menyeluruh dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan sarana dan prasarana diberikan mulai dari proses hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan hingga pengolahan hasil pertanian.

“Melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat petani, diharapkan kualitas serta hasil pertanian dapat terus meningkat. Hal ini tentunya akan berkontribusi terhadap kemajuan sektor pertanian Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!