Wali Kota Probolinggo Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026

0
IMG-20260312-WA0056
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah daerah memperkuat kesiapan pengamanan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (12/3) tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri, dengan Komandan Apel Kasatlantas Polres Probolinggo Kota AKP Marjono. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel bersama Wali Kota Probolinggo, dilanjutkan dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Idulfitri, dengan mengusung semangat dan slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Pengamanan dalam operasi ini difokuskan pada berbagai aktivitas masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idulfitri, mulai dari kegiatan ibadah, wisata, hingga mobilitas masyarakat di sejumlah titik keramaian. Untuk mendukung hal tersebut, Polres Probolinggo Kota menyiapkan lima pos pengamanan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan.

“Sebanyak 351 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Probolinggo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, ORARI serta mitra kamtibmas lainnya. Pengamanan akan diperketat terutama pada malam takbiran, hari raya Idulfitri, hingga aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan, tempat ibadah, serta simpul transportasi seperti pelabuhan, stasiun, dan terminal,” terang Kapolres.

AKBP Rico Yumasri juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga keselamatan diri dan barang selama perjalanan mudik. Warga yang meninggalkan rumah diminta melapor kepada ketua RT/RW, Polisi RW, maupun Bhabinkamtibmas agar dapat dipantau melalui patroli keamanan. Selain itu, masyarakat juga diberikan fasilitas untuk menitipkan kendaraan secara gratis di Polres Probolinggo Kota selama masa mudik.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Idulfitri tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga hasil sinergi seluruh unsur Forkopimda bersama masyarakat.

“Operasi Ketupat ini adalah kerja bersama. Di bawah komando Kapolres, kita semua berkolaborasi menjaga ketertiban dan keamanan selama Idulfitri, sebagaimana yang telah kita lakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Aminuddin, Pemerintah Kota Probolinggo juga turut berupaya menjaga stabilitas kebutuhan pokok serta mengendalikan inflasi menjelang lebaran. Pemantauan harga di pasar terus dilakukan, disertai dengan pelaksanaan pasar murah untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami terus memantau ketersediaan bahan pokok dan harga di pasaran. Sejauh ini masih terkendali, termasuk BBM yang pasokannya aman dan distribusinya berjalan lancar,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat menciptakan suasana Idulfitri yang aman, tertib, dan nyaman, baik bagi warga Kota Probolinggo maupun para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!