Nuzulul Qur’an PCNU Kota Probolinggo, Wali Kota Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Muda
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Suasana religius mewarnai peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo pada Jumat (13/3) malam di Puri Manggala Bhakti. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, bersama ratusan jemaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, pengurus NU hingga masyarakat umum.

Kehadiran wali kota dalam acara tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan keluarga besar Nahdlatul Ulama sekaligus mengenang peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
Dalam sambutannya di hadapan ratusan jemaah, Wali Kota Probolinggo menekankan pentingnya peran Nahdlatul Ulama sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga kondusifitas di Kota Probolinggo.
“NU Kota Probolinggo ini dengan harapan agar supaya kita memang betul-betul bisa menjaga keamanan, ketertiban, dan hal-hal yang baik. Karena memang yang namanya umat yang menjadi bagian dari NU ini 86 persen,” ujar wali kota.
Dalam suasana khidmat peringatan tersebut, dr. Aminuddin juga menyampaikan makna spiritual dan nilai historis dari peristiwa Nuzulul Qur’an. Ia mengajak seluruh hadirin untuk kembali merenungkan proses turunnya wahyu Allah SWT sebagai tuntunan bagi manusia.
“Nuzulul Qur’an saat-saat di mana diturunkannya Al-Qur’an dari Baitul Izzah. Sebelumnya turun dari Laumul Mahfuz ke Baitul Izzah, langit yang ketujuh dari bumi dan langit. Kemudian turunlah di malam 17 Ramadan di Gua Hira yang diterima oleh Nabi,” jelasnya.

Selain membahas aspek spiritual, wali kota juga memaparkan capaian pembangunan serta tantangan sosial yang dihadapi Kota Probolinggo, terutama terkait isu narkoba, kenakalan remaja hingga potensi radikalisme di kalangan generasi muda.
“Namun, kita juga menghadapi tantangan masalah narkoba dan kenakalan remaja, bahkan ada indikasi gerakan radikalisme. Maka tidak ada kata kunci selain kita bersama-sama, khususnya orang tua, untuk memperhatikan perkembangan pemuda-pemuda kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Probolinggo, Arba’i Hasan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat memberikan hikmah serta menambah wawasan keagamaan bagi seluruh jemaah yang hadir.
“Mudah-mudahan ini dicatat sebagai amal saleh di sisi Allah SWT dan juga kehadiran Romo Kiai Abdul Matin Djawahir yang dari Tuban jauh yaitu demi memperhatikan undangan kami untuk memberikan satu mauidatul hasanah. Mudah-mudahan apa yang nanti disampaikan oleh beliau menjadi ilmu yang bermanfaat yang bisa dilaksanakan oleh kita bersama,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pengelola zakat di lingkungan NU, pada kesempatan tersebut juga diserahkan tali asih kepada para Muharrik Lazisnu PCNU Kota Probolinggo.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tausiyah oleh Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Abd. Matin Djawahir, yang menyampaikan pesan-pesan spiritual sekaligus mengajak para jemaah untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota.
