Enam Kader Posyandu Terbaik Terima Penghargaan Dari Wali Kota Probolinggo

0
IMG-20260327-WA0089
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Ribuan kader Posyandu dari seluruh wilayah Kota Probolinggo menghadiri kegiatan Kilas Prestasi 1 Tahun Kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo yang dikemas dengan agenda penguatan peran kader kesehatan. Sebanyak 1.319 kader turut ambil bagian dalam kegiatan yang juga dirangkai dengan penguatan Kader Posyandu, Kader Lansia Smart serta pembinaan program HIV.

Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara. Salah satunya adalah senam kreasi bersama yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat. Suasana kebersamaan tampak begitu terasa ketika para kader mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang digelar.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada enam kader Posyandu terbaik. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminudin, menyampaikan bahwa upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat harus dimulai dari langkah sederhana di lingkungan sekitar. Ia menyinggung kegiatan bersih-bersih dan kerja bakti yang telah dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari upaya preventif untuk mencegah berbagai penyakit.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana program anak asuh stunting oleh para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Program ini diharapkan mampu menekan angka stunting hingga mencapai target 1 persen.

“Kita ingin memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan tidak mengalami stunting,” ujarnya.

Dalam mendukung hal tersebut, terdapat enam standar pelayanan minimal (SPM) yang menjadi fokus pemerintah daerah. Di antaranya pemenuhan makanan sehat bagi masyarakat, program imunisasi, serta penanaman tanaman lavender untuk membantu mencegah berkembangnya jentik nyamuk.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada permasalahan kesehatan lainnya seperti tuberkulosis (TB) serta hipertensi yang kerap dialami oleh kalangan lansia. Wali kota menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah ditopang oleh beberapa aspek utama, yaitu kesehatan, pendidikan, ekonomi, perumahan serta sosial.

Di sisi lain, transformasi digital juga terus didorong melalui digitalisasi 219 Posyandu di Kota Probolinggo. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis data serta mempermudah pemantauan kondisi masyarakat.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Probolinggo juga menghadirkan inovasi layanan berupa mobil emergency SIGAS (Siap Aksi Langsung Gas) yang ditempatkan di masing-masing kecamatan untuk mendukung kebutuhan darurat masyarakat. Sosialisasi lebih lanjut terkait layanan tersebut akan segera dilakukan kepada masyarakat.

“Semoga kita semua dapat menjalankan amanah ini dengan baik, sehingga Kota Probolinggo bisa terus naik kelas di berbagai sektor melalui berbagai upaya revitalisasi,” tambahnya.

Diketahui, pemilihan kader terbaik dilakukan melalui sejumlah tahapan tes yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan penilaian berdasarkan wilayah puskesmas di Kota Probolinggo.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!