Koramil 0820-09/Lumbang Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat Pasca Longsor Di Desa Negororejo

0
file_000000004b9c720b9faf6c7bd76762c8
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Semangat gotong royong ditunjukkan anggota Koramil 0820-09/Lumbang bersama masyarakat Desa Negororejo dengan melaksanakan kerja bakti membangun jembatan darurat dan membuka jalan alternatif pasca bencana tanah longsor di Dusun Genting, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Selasa (31/3/2026).

Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan untuk memulihkan akses utama warga yang sebelumnya terputus akibat longsor yang dipicu hujan deras beberapa hari lalu. Jalan dan jembatan yang rusak parah sempat membuat aktivitas masyarakat terganggu karena tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Anggota Koramil 0820-09/Lumbang, Peltu Edy Handoko menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Keterlibatan kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian, karena TNI adalah anak kandung rakyat dan rakyat adalah ibu kandung TNI,” kata Peltu Edy Handoko.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan alternatif dan jembatan darurat tersebut sangat penting karena jalur tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jalan alternatif ini adalah akses utama masyarakat. Kehadiran kami tidak hanya mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, tetapi juga menjadi langkah nyata TNI dalam menjaga keamanan dan kenyamanan infrastruktur desa,” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan jembatan dan jalan terjadi akibat hujan deras yang disertai longsor yang melanda wilayah Desa Negororejo beberapa hari lalu sehingga jalur tersebut tidak bisa lagi dilalui.

“Jembatan yang ada sebelumnya putus akibat hujan deras disertai longsor yang melanda Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang. Demikian juga jalannya sudah tidak bisa dilewati,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan darurat dan pembukaan jalan alternatif dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan memanfaatkan bahan dan peralatan seadanya.

Meski sederhana, keberadaan jembatan darurat dan jalan alternatif tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan warga untuk melintas dengan aman.

“Dengan dibukanya akses jalan baru dan jembatan darurat ini, diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut andil. Alhamdulillah sekarang sudah dapat dilewati dengan aman tanpa menimbulkan kekhawatiran,” tuturnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!