Disdikdaya Probolinggo Gandeng INOVASI Siapkan Program PAUD–SD Satu Atap Di Sukapura

0
IMG-20260403-WA0045
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Upaya memperluas akses pendidikan dasar di wilayah dengan keterbatasan geografis terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) persiapan program PAUD–SD Satu Atap (Satap) di SDN Sariwani 2 Kecamatan Sukapura, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur penting dalam dunia pendidikan dan masyarakat, mulai dari jajaran Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, pengawas sekolah, Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura, perangkat desa, komite sekolah hingga calon wali murid.

FGD dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah yang didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD Sri Agus Indariyati serta District Officer INOVASI Anwar Sutranggono.

Dalam kesempatan tersebut, Amik Mutammimah menjelaskan sejumlah langkah strategis yang tengah dipersiapkan untuk merealisasikan program PAUD–SD Satu Atap di SDN Sariwani 2. Program ini dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan akses layanan pendidikan bagi anak-anak di wilayah yang memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan.

“Pelaksanaan PAUD–SD Satu Atap direncanakan dimulai pada Juni Tahun Pembelajaran 2026/2027. Ini menjadi upaya kita memperluas akses layanan pendidikan, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan,” ujarnya.

Menurut Amik, dukungan terhadap program ini juga datang dari pemerintah desa melalui alokasi Dana Desa yang akan digunakan untuk pengadaan meubeler atau sarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sendiri, peserta didik akan didaftarkan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) TK Tengger Lestari sebagai kelas jauh. Meski demikian, proses pembelajaran tetap dilaksanakan di SDN Sariwani 2.

“Sebelum memiliki NPSN sendiri, peserta didik akan didaftarkan melalui Dapodik TK Tengger Lestari sebagai kelas jauh. Untuk proses pembelajaran tetap dilaksanakan di SDN Sariwani 2,” jelasnya.

Selain itu, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo juga berencana menambah tenaga pendidik di SDN Sariwani 2 dan TK Tengger Lestari sesuai usulan dari Korwil Bidang Dikdaya Kecamatan Sukapura.

“Kami telah menyiapkan nota dinas kepada Bupati Probolinggo terkait rencana pendirian PAUD–SD Satu Atap di beberapa lokasi, termasuk di SDN Sapikerep 3 dan SDN Sariwani 2,” tambahnya.

Sementara itu, District Officer INOVASI Anwar Sutranggono menuturkan bahwa pelaksanaan FGD ini bertujuan untuk memetakan kesiapan wilayah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan riil di lapangan sebelum program dijalankan.

“Forum ini menjadi ruang diskusi untuk menggali potensi dan tantangan penyelenggaraan PAUD–SD Satu Atap, khususnya di daerah dengan keterbatasan geografis,” ujarnya.

Menurutnya, model pendidikan PAUD–SD Satu Atap sangat relevan diterapkan di wilayah terpencil karena mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkelanjutan sejak usia dini hingga pendidikan dasar.

“Dengan adanya pra sekolah satu tahun yang terintegrasi dengan SD, anak-anak akan lebih siap secara akademik maupun sosial saat memasuki jenjang pendidikan dasar,” jelas Anwar.

Ia menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran multigrade yang telah diterapkan sejak tahun 2018 di Kabupaten Probolinggo akan terus dikembangkan menjadi layanan multilayanan. Penguatan peran orang tua juga akan dilakukan melalui program parenting sebagai bagian dari dukungan pendidikan anak.

Kegiatan FGD tersebut ditutup oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Sri Agus Indariyati. Ia berharap program PAUD–SD Satu Atap dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Sukapura.

Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak di daerah terpencil tetap mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas sejak usia dini hingga jenjang sekolah dasar.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!