Pulihkan Akses Warga, Dandim 0820/Probolinggo Pantau Pembangunan Jembatan Bailey
Probolinggo, Radarpatroli.com –
Upaya percepatan pemulihan akses masyarakat pascabencana di wilayah Kecamatan Lumbang terus dilakukan. Salah satunya melalui pembangunan jembatan Bailey di Dusun Genteng, Desa Negororejo, Kabupaten Probolinggo yang saat ini tengah dikerjakan oleh personel TNI.

Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono turun langsung meninjau proses pembangunan jembatan Bailey yang dikerjakan oleh personel Yonzipur 5/ABW dan Yon TP 836/BY di Dusun Genteng, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Kamis (9/4).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan jembatan darurat berjalan sesuai rencana serta dapat segera dimanfaatkan masyarakat yang sebelumnya terdampak terputusnya akses akibat bencana alam.
Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menyampaikan bahwa kunjungan ke lokasi pembangunan jembatan Bailey tersebut merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan aksesibilitas cukup tinggi.
“Dalam proses pembangunan jembatan Bailey ini kami mengerahkan puluhan personel yang berasal dari Yonzipur 5/ABW dan Yon TP 836/BY untuk mempercepat pengerjaan,” kata Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono.
Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus melakukan upaya pemulihan konektivitas wilayah yang terdampak bencana. Percepatan penanganan dilakukan melalui pembukaan akses jalan serta pemasangan jembatan darurat guna menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi logistik.

Menurutnya, Kodim 0820/Probolinggo memberikan dukungan penuh dalam percepatan penanganan tersebut dengan mengedepankan koordinasi lintas sektor. Langkah cepat dilakukan untuk membuka kembali akses yang sebelumnya terputus akibat bencana.
“Alat berat serta proses pembangunan jembatan Bailey sudah kami kerahkan. Hal ini tentunya dilakukan setelah melalui koordinasi intensif dengan BPBD, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Danyonif 330/Bandung ini menegaskan bahwa pembangunan jembatan Bailey merupakan langkah strategis untuk memulihkan konektivitas wilayah yang sebelumnya terputus akibat bencana alam.
Jalur tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat setempat karena menjadi akses utama untuk berbagai aktivitas, mulai dari distribusi hasil pertanian, mobilitas pelajar menuju sekolah hingga memudahkan warga dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Dalam pengerjaan jembatan Bailey ini seluruh personel bekerja secara terkoordinasi, penuh dedikasi dan mengedepankan semangat gotong royong demi memastikan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Pendim 0820
