Bromo Medic Run 2026 Sukses, Sport Tourism Probolinggo Kian Menggeliat

0
14548c63-a079-41b8-81fd-4c13750cd0a6
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli.com –

Penguatan sport tourism di Kabupaten Probolinggo kembali ditunjukkan melalui gelaran Bromo Medic Run 2026 yang sukses digelar di kawasan wisata Bromo dengan diikuti hampir seribu peserta dari berbagai daerah, Minggu (12/4/2026).

Sejak pagi hari, kawasan Jembatan Kaca Seruni Point di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, sudah dipadati peserta yang datang dengan penuh antusias. Udara sejuk khas pegunungan, kabut tipis yang menyelimuti perbukitan, serta panorama megah Gunung Bromo menjadi latar yang sempurna bagi event ini. Suasana tersebut menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan ajang lari pada umumnya.

Para peserta tidak hanya ditantang oleh rute yang beragam dan menantang, tetapi juga dimanjakan dengan pemandangan alam yang luar biasa. Hamparan lautan pasir, perbukitan hijau, serta lanskap khas kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadikan setiap langkah terasa lebih bermakna. Perpaduan antara olahraga dan wisata inilah yang menjadi kekuatan utama event Bromo Medic Run.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris hadir langsung membuka kegiatan tersebut. Ia didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Mohammad Anggidigdo, Sekretaris Daerah Ugas Irwanto, serta Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan sport tourism sebagai salah satu sektor unggulan.

Dalam sambutannya, Bupati Haris menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasis nature, culture, dan sport tourism.

“Konsep pariwisata kita adalah nature, culture, dan sport tourism. Kabupaten Probolinggo memiliki banyak potensi luar biasa, mulai dari danau, air terjun hingga kawasan pegunungan. Event seperti ini menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti Bromo Medic Run bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi media promosi daerah yang mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal. Ia berharap semakin banyak event serupa yang digelar secara berkelanjutan.

Bupati Haris juga memberikan apresiasi tinggi kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo atas inisiatifnya dalam menghadirkan kegiatan yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen tenaga medis dalam mengkampanyekan pola hidup sehat kepada masyarakat.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup. Melalui event ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Probolinggo memiliki potensi wisata yang luar biasa dan layak untuk dikunjungi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa konsep sport tourism sangat diminati. Oleh karena itu, pihaknya berharap Bromo Medic Run dapat terus dilaksanakan dan berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih besar.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung demi kenyamanan peserta, mulai dari pos kesehatan, titik istirahat, hingga pengamanan jalur. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia turut menyediakan berbagai hadiah menarik. Door prize utama berupa satu unit sepeda motor menjadi daya tarik tersendiri, disamping hadiah uang pembinaan bagi para pemenang di setiap kategori lomba.

Perwakilan panitia, dr. Rony, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan event.

“Dukungan semua pihak sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk menghadirkan event yang lebih baik dan lebih besar ke depannya,” ujarnya.

Antusiasme peserta juga datang dari berbagai daerah. Salah satunya Rudi, peserta asal Pasuruan, yang mengaku sangat terkesan dengan konsep acara yang menggabungkan olahraga dan wisata alam.

“Ini pengalaman yang sangat berbeda. Selain berolahraga, kami juga bisa menikmati keindahan alam Bromo yang luar biasa. Suasananya benar-benar tidak bisa ditemukan di tempat lain,” katanya.

Dengan suksesnya pelaksanaan Bromo Medic Run 2026, Pemerintah Kabupaten Probolinggo optimistis sport tourism akan terus berkembang dan menjadi salah satu daya ungkit utama dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Ke depan, event semacam ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, baik bagi sektor pariwisata maupun perekonomian masyarakat di kawasan Bromo dan sekitarnya.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!