Serap Aspirasi Rakyat, Armo Eko Purwanto Gelar Reses Tahap Pertama Masa Sidang Satu Tahun Anggaran 2025

0
IMG-20251017-WA0079
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli
Dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) 6 yang meliputi Kecamatan Sumberasih, Tongas, dan Lumbang, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Armo Eko Purwanto, S.Sos, kembali melaksanakan Reses Tahap Pertama Masa Sidang Satu Tahun Anggaran 2025. Kegiatan reses kali ini memasuki hari keempat dan digelar di Warung Kencur, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (16/10/2025).

Acara yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, pengurus PKB, serta warga sekitar yang antusias mengikuti jalannya kegiatan. Dalam kesempatan ini, masyarakat diberikan ruang untuk berdialog secara langsung dengan wakil rakyat mereka guna menyampaikan berbagai masukan, harapan, dan keluhan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.

Dalam sambutannya, Armo Eko Purwanto menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke lapangan, menyapa warga, serta menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah. Ia menilai, komunikasi langsung seperti ini sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat di akar rumput.

“Saya ingin bertemu langsung dengan masyarakat di setiap desa. Karena dengan begitu, saya bisa mendengar sendiri apa yang dibutuhkan oleh warga, tanpa perantara. Kalau ada sesuatu yang mendesak atau perlu bantuan, silakan hubungi saya lewat nomor yang aktif. Saya selalu terbuka untuk masyarakat, karena saya ada di sini berkat kepercayaan panjenengan semua,” ujar Armo dengan tegas.

Armo juga menjelaskan bahwa banyak aspirasi masyarakat yang selama ini sudah diperjuangkan melalui jalur resmi pemerintahan daerah. Namun, ia menyadari bahwa masih ada banyak hal yang perlu ditingkatkan, terutama dalam hal pemerataan pembangunan dan pelayanan publik. Ia mencontohkan, beberapa desa di wilayah Dapil 6 masih membutuhkan peningkatan infrastruktur seperti jalan desa, saluran irigasi, dan fasilitas umum lainnya.

“Banyak warga yang mengusulkan perbaikan jalan, drainase, dan bantuan untuk kegiatan ekonomi masyarakat. Semua usulan itu sangat masuk akal dan akan saya catat untuk diperjuangkan di forum pembahasan anggaran. Mudah-mudahan, pada tahun 2027 mendatang, beberapa usulan ini sudah bisa direalisasikan,” tambahnya.

Tak hanya soal infrastruktur, masyarakat juga mengutarakan berbagai persoalan sosial yang perlu perhatian pemerintah. Seperti bantuan bagi keluarga kurang mampu, dukungan terhadap kegiatan keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Armo dengan sabar mendengarkan satu per satu keluhan masyarakat, sambil memberikan penjelasan terkait mekanisme dan proses pengajuan bantuan yang sesuai dengan aturan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung soal pentingnya koordinasi dan komunikasi antara masyarakat, perangkat desa, dan anggota DPRD. Menurutnya, banyak aspirasi masyarakat yang belum tersampaikan dengan baik karena kurangnya komunikasi dua arah.

“Kalau ada yang ingin disampaikan, jangan segan untuk datang atau menelepon. Kadang ada yang telepon ke nomor lama saya, padahal nomor itu sudah tidak saya pakai. Jadi tolong pastikan pakai nomor yang aktif. Saya tidak pernah menutup diri dari masyarakat. Kalau memang ada kebutuhan mendesak, insyaallah saya bantu sesuai kemampuan,” jelasnya sambil disambut tawa dan tepuk tangan warga.

Selain berdialog soal pembangunan, Armo juga menyoroti pentingnya solidaritas antar warga dalam kegiatan sosial, seperti membantu warga yang tertimpa musibah atau mengalami kesulitan ekonomi. Ia mencontohkan, beberapa kali dirinya ikut turun tangan membantu warga yang sedang berduka atau membutuhkan bantuan segera, meskipun kadang dengan keterbatasan.

“Saya ini bisa jalan karena bantuan panjenengan semua. Kalau ada warga yang kesulitan, mari kita gotong royong. Misalnya ada yang meninggal dunia, atau butuh bantuan darurat, silakan sampaikan. Saya siap bantu sebisa saya. Karena saya yakin, kebersamaan inilah yang membuat perjuangan kita bermakna,” ucapnya penuh haru.

Masyarakat yang hadir tampak puas dengan penyampaian Armo yang apa adanya dan dekat dengan rakyat. Banyak di antara mereka menyampaikan rasa terima kasih karena merasa diperhatikan dan didengarkan secara langsung. Sejumlah tokoh masyarakat bahkan mengapresiasi konsistensi Armo yang dikenal rajin turun ke lapangan dan tak segan berbaur dengan warga di berbagai kegiatan desa.

“Pak Armo ini memang wakil rakyat yang peduli. Beliau tidak hanya datang saat pemilu saja, tapi terus hadir mendengarkan keluhan warga. Kami berharap ke depan aspirasi kami bisa diperjuangkan di tingkat kabupaten,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Banjarsari.

Menutup kegiatan resesnya, Armo Eko Purwanto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang hadir serta mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, kerukunan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang telah dicatat akan dibawa ke DPRD Kabupaten Probolinggo untuk diperjuangkan agar bisa masuk dalam rencana pembangunan daerah tahun 2027.

“Reses ini bukan sekadar seremonial, tapi bentuk tanggung jawab moral saya sebagai wakil rakyat. Semua yang disampaikan hari ini akan saya perjuangkan semaksimal mungkin. Mohon doa dan dukungannya agar perjuangan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara Armo Eko Purwanto dan masyarakat Desa Banjarsari. Suasana penuh kekeluargaan menandai kuatnya hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya, sebagai wujud nyata semangat politik kebangsaan yang berpihak pada rakyat kecil dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Penulis : Sayful
Editor : Yuris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!