Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin Resmikan Aplikasi Jelita Di Tengah Semaraknya Event Ranu Sentong

0
IMG-20251129-WA0063
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Ranu Sentong di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, mendadak dipadati ratusan warga pada Sabtu (29/11). Suasana riang, meriah, dan penuh antusiasme mengiringi rangkaian kegiatan Penganugerahan Lomba Kampung Wisata Tahun 2025, Fun Fishing, hingga Launching aplikasi Jelita (Jelajah Wisata Kota Probolinggo) yang digelar oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo. Gelaran ini semakin menegaskan posisi Ranu Sentong sebagai destinasi wisata air yang berkembang pesat dan menjadi kebanggaan warga setempat.

Kepala Dispopar Kota Probolinggo, M. Abas, dalam sambutannya menekankan bahwa Lomba Kampung Wisata adalah bagian dari upaya meningkatkan peran aktif masyarakat dalam membangun kawasan wisata berbasis potensi lokal. Ia menegaskan bahwa kompetisi ini tidak sekadar mencari juara, tetapi mendorong setiap kelurahan untuk menggali dan memperkuat identitas pariwisatanya.

“Kami mendorong kreativitas, inovasi, dan kolaborasi antar kelurahan untuk menggali potensi wisata alam, budaya, kuliner hingga religi. Tahun ini ada 22 Pokdarwis yang mengikuti proses kurasi hingga terpilih 10 nominasi terbaik,” ujar Abas.

Dari 22 Pokdarwis tersebut, tiga terbaik akhirnya diumumkan di panggung utama. Pokdarwis Pilang Istimewa keluar sebagai Juara 1, disusul Pokdarwis Sukma Sukabumi sebagai Runner Up, dan Pokdarwis Ranu Sentong sebagai tuan rumah dinobatkan sebagai Juara 3.

Momentum besar acara tersebut terjadi ketika Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, secara resmi meluncurkan aplikasi Jelita Jelajah Wisata Kota Probolinggo. Aplikasi berbasis website ini menjadi katalog digital yang menyediakan informasi lengkap tentang destinasi wisata, kuliner, akomodasi, hingga kalender event yang ada di Kota Probolinggo.

“Aplikasi ini memudahkan wisatawan mendapatkan informasi yang akurat dan menarik melalui pemindaian barcode,” jelas Abas.

Dengan kemasan yang modern dan mudah diakses, Jelita diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi wisata sekaligus menjadi sarana edukasi digital bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Wali Kota dr. Aminuddin menegaskan tiga syarat utama agar sebuah kawasan dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang hidup dan berkelanjutan.

“Harus ada yang dilihat, ada pelayanan, dan ada souvenirnya. Jika tiga unsur ini berjalan, insyaallah tempat wisata akan hidup dan ekonomi warga ikut tumbuh,” tuturnya, disambut tepuk tangan peserta.

Wali kota juga memuji keterlibatan aktif masyarakat dan Pokdarwis dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan potensi wisata lokal.

Kehadiran ratusan warga menjadi bukti nyata bahwa Ranu Sentong telah berkembang menjadi ruang rekreasi yang dicintai masyarakat. Slamet (47), warga Jrebeng Wetan, menuturkan kebanggaannya terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya.

“Dulu Ranu Sentong sepi. Sekarang banyak kegiatan, bahkan ada fun fishing. Harapannya makin banyak pengunjung datang, UMKM kami pun ikut laku,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Satumi, pedagang minuman di lokasi. Menurutnya, setiap event yang digelar di Ranu Sentong selalu memberikan dampak positif.

“Kalau ada acara begini, dagangan cepat habis. Semoga sarana wisata airnya terus ditambah,” katanya dengan senyum.

Acara diakhiri dengan prosesi penyerahan sarana pendukung wisata air, antara lain, 2 unit kano, 2 unit sepeda air, 2 unit perahu dayung

Selain itu, dilakukan pula penebaran bibit ikan gurami dan lele sebagai bagian dari kegiatan fun fishing serta upaya menjaga ekosistem Ranu Sentong.

Bantuan ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat potensi wisata berbasis perairan sekaligus mendukung aktivitas warga.

Dengan keberhasilan menggelar beberapa agenda besar dalam satu hari, Ranu Sentong kembali menegaskan dirinya sebagai ruang publik yang hidup, dinamis, dan penuh potensi. Kolaborasi pemerintah, Pokdarwis, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mengembangkan kawasan ini sebagai pusat wisata air unggulan Kota Probolinggo.

Acara Penganugerahan Lomba Kampung Wisata, Fun Fishing, hingga Launching Jelita tidak hanya memeriahkan akhir pekan warga, tetapi juga menjadi tonggak baru perjalanan wisata Kota Probolinggo menuju masa depan yang lebih kreatif, inklusif, dan berbasis teknologi.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!