DPUPR-PKP Kota Probolinggo Gencarkan Pembangunan Tangki Septik Individual Untuk Wujudkan Sanitasi Aman 2030
Probolinggo, Radarpatroli
Sanitasi aman menjadi salah satu prasyarat penting bagi terwujudnya kualitas hidup masyarakat yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Sanitasi aman adalah kondisi ketika fasilitas sanitasi yang digunakan oleh rumah tangga maupun masyarakat dikelola dengan baik, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia maupun lingkungan. Hal ini meliputi penggunaan jamban sehat yang memenuhi standar, pengelolaan tinja secara aman melalui tangki septik yang berfungsi dengan baik dan disedot secara berkala, serta pengolahan lumpur tinja di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Selain itu, sanitasi aman juga mencakup pengelolaan air limbah domestik dan sampah rumah tangga yang tertib serta ramah lingkungan.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan akses sanitasi aman, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-PKP) Kota Probolinggo terus mengupayakan pembangunan sarana sanitasi bagi masyarakat, terutama kelompok yang belum memiliki fasilitas tangki septik layak. Melalui program pembangunan tangki septik skala individual, pemerintah memberikan dukungan langsung agar setiap rumah tangga memiliki sarana sanitasi yang memenuhi syarat, sehingga tidak ada lagi praktik pembuangan limbah ke lingkungan secara sembarangan.
Pembangunan tangki septik ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memastikan bahwa pengelolaan tinja dilakukan secara aman termasuk keharusan penyedotan lumpur tinja secara berkala agar tangki septik tetap berfungsi optimal dan tidak mencemari air tanah maupun lingkungan sekitar. Keberadaan IPLT Kota Probolinggo berperan penting dalam mendukung sistem pengolahan lumpur tinja yang terstandar.
Untuk menjaga keberlanjutan sistem sanitasi aman, masyarakat dapat memanfaatkan layanan sedot lumpur tinja resmi yang disediakan pemerintah. Layanan ini bisa diakses dengan menghubungi admin sedot tinja DPUPR-PKP Kota Probolinggo melalui nomor, 0821-3195-1370.
Atau masyarakat dapat datang langsung ke kantor DPUPR-PKP Kota Probolinggo yang beralamat di Jl. Hayam Wuruk No. 69, Kota Probolinggo.
Adapun biaya layanan sedot lumpur tinja ditetapkan sebesar Rp 125.000 per m, sedangkan bagi pihak swasta yang akan membuang hasil sedotan ke IPLT dikenakan biaya Rp 25.000 per m³. Tarif ini disusun untuk mendorong masyarakat dan pelaku usaha agar mengikuti prosedur pembuangan lumpur tinja yang aman dan terstandarisasi.
Dalam harapannya, Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan sanitasi aman yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa pembangunan tangki septik individual hanya salah satu langkah strategis pemerintah, dan keberhasilannya sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk merawat, menggunakan, dan melakukan penyedotan secara berkala.
Setyorini juga menyoroti bahwa sanitasi aman bukan hanya sekadar program fisik, tetapi sebuah gerakan kolektif demi melindungi kesehatan masyarakat, menjaga kualitas lingkungan, serta mencegah pencemaran air tanah. Menurutnya, setiap rumah tangga memiliki peran besar dalam memastikan bahwa sistem sanitasi berjalan efektif mulai dari hulu hingga hilir.
“Harapan kami, masyarakat semakin memahami bahwa sanitasi aman adalah investasi penting bagi kesehatan keluarga dan lingkungan. Pembangunan fasilitas hanyalah permulaan, dan keberlanjutannya membutuhkan kepedulian bersama,” ungkapnya.
Kota Probolinggo terus bergerak sejalan dengan komitmen nasional menuju Target SDGs 2030, khususnya dalam mewujudkan Akses Sanitasi Aman untuk Semua. Target tersebut menetapkan bahwa pada tahun 2030, akses sanitasi aman Kota Probolinggo diharapkan mencapai 27,5%. Angka ini bukan sekadar capaian administratif, melainkan tujuan strategis untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara signifikan.
Keberhasilan program sanitasi aman di Kota Probolinggo tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, sektor swasta, serta mitra pembangunan. Dengan kolaborasi yang kuat, pemerintah optimis bahwa target sanitasi aman 2030 bukan hanya dapat dicapai, tetapi dapat menjadi fondasi kuat bagi pembangunan kota yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.
Sanitasi aman adalah pondasi penting bagi masa depan Kota Probolinggo. Dengan terbangunnya fasilitas yang memadai, pemanfaatan layanan sedot tinja yang teratur, serta kesadaran masyarakat yang terus tumbuh, maka kota ini semakin dekat menuju lingkungan yang bebas dari pencemaran dan risiko penyakit. Upaya ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
