Pohon Besar Tumbang Timpa Dua Rumah Warga Desa Branggah, BPBD Dan Forkopimcam Lumbang Gerak Cepat
Probolinggo, Radarpatroli
Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (8/12) siang. Cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB hingga 14.00 WIB tersebut mengakibatkan sebuah pohon pete berukuran besar tumbang dan menimpa dua rumah warga di Dusun Kucur, Desa Branggah.

Peristiwa pertama terjadi di RT 06/02, menimpa rumah milik Malik. Kekuatan angin yang cukup kencang menyebabkan batang pohon patah dan roboh ke arah permukiman. Rumah Malik mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap dan sebagian struktur bangunan. Sejumlah material rumah berserakan setelah tertimpa pohon, sehingga penghuni terpaksa dievakuasi sementara untuk menghindari risiko susulan.
Tak berselang lama, kejadian serupa terjadi di lokasi kedua di RT 03/01, menimpa rumah milik Sipah. Meski tidak separah di lokasi pertama, rumah Sipah tetap mengalami kerusakan sedang, terutama pada bagian atap dan dinding samping.
Beruntung, kedua insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Para penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum bagian bangunan runtuh akibat tertimpa pohon.
Mendapat laporan dari warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo bersama jajaran Forkopimcam Lumbang langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen kerusakan dan pengecekan kondisi rumah terdampak. Petugas memastikan area aman dari potensi bahaya susulan seperti robohnya batang pohon yang tersisa.

Sementara itu, warga sekitar secara bergotong-royong ikut membantu proses pemotongan dan pembersihan batang pohon yang menimpa rumah. Kerja sama antara warga dan petugas membuat penanganan awal berjalan lancar, sehingga jalur dan area rumah kembali dapat diakses.
Saat dikonfirmasi, Camat Lumbang, Budi Utomo, S.Sos., MM, menjelaskan bahwa pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah desa untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera ditangani.
“Kami sudah melakukan pengecekan langsung di lokasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerusakan rumah, tim sedang melakukan asesmen, dan kami akan berkoordinasi dengan BPBD maupun perangkat desa untuk langkah penanganan lanjutan. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada karena cuaca beberapa hari ke depan diprediksi masih tidak menentu,” ujarnya.
Pemerintah kecamatan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama bagi warga yang tinggal di dekat tebing, aliran sungai, atau wilayah dengan banyak pepohonan besar. Masyarakat diimbau segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya seperti pohon miring, tanah retak, atau bangunan yang mulai rapuh.
Dengan sigapnya penanganan dan kerja sama semua pihak, situasi di Dusun Kucur kini berangsur aman. Pemerintah setempat memastikan proses pendataan kerusakan serta langkah perbaikan akan terus dipantau hingga kebutuhan warga terdampak terpenuhi.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
