Kapolsek Tongas Gelar Cangkrukan Ajakmas 2025 Di Desa Sumberrejo, Polri Hadir, Berbuat, Dan Bermanfaat
Probolinggo, Radarpatroli
Kapolsek Tongas AKP Ahmad Jayadi, SH, MH, menggelar kegiatan “Cangkrukan” bersama warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, dengan mengusung tema “Ayo Jaga Kamtibmas 2025 (Ajakmas) Polri Hadir, Berbuat dan Bermanfaat.” Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini dipusatkan di Balai Desa Sumberrejo, Rabu (10/12/2025).

Acara dipimpin langsung oleh Kapolsek Tongas AKP Ahmad Jayadi dan dihadiri Kepala Desa Sumberrejo Yulianis, S.Pd, Ketua BPD Ustadz Arifin, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Dalam penyampaiannya, AKP Ahmad Jayadi memperkenalkan diri kepada masyarakat karena baru satu bulan menjabat sebagai Kapolsek Tongas sejak dilantik pada 3 November lalu. Ia menceritakan perjalanan panjangnya sebagai anggota Polri selama 37 tahun.
“Mohon doa panjenengan semua, semoga tahun depan saya bisa pensiun dengan baik. Tidak semua polisi bisa pensiun dengan hormat, karena ada yang terjerat pelanggaran berat dan harus diberhentikan tidak hormat,” ujarnya.
Kapolsek menegaskan bahwa dirinya butuh dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah Tongas, khususnya Desa Sumberrejo. Minimnya jumlah personel membuat kerja sama warga menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Anggota kami sangat terbatas. Tidak mungkin kami bisa berjaga di seluruh desa setiap hari. Maka mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas, saling mengingatkan, saling bantu,” tegasnya.
Kapolsek Tongas AKP Ahmad Jayadi juga menyoroti maraknya penggunaan mercon di wilayah Sumberrejo yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah. Ia meminta masyarakat benar-benar berhati-hati dan tidak menganggap remeh bahaya tersebut.
Tak hanya itu, ia memberikan edukasi panjang mengenai bahaya narkoba yang kini menjadi ancaman besar di seluruh Indonesia.
“Saya pernah bertugas di bagian narkoba. Saya pernah menangkap jaringan besar, nilainya bisa lebih dari 100 miliar. Kalau narkoba lolos, berapa ribu anak bangsa yang rusak. Maka jangan sekali-sekali mencoba,” ungkapnya.
Menurutnya, bandar narkoba kerap menjerat generasi muda dengan cara memberikan gratis di awal, lalu memaksa untuk membeli setelah korban ketagihan.
Kapolsek mengingatkan bahwa Indonesia sedang menuju fase Indonesia Emas 2045, sehingga generasi muda harus diselamatkan dari ancaman narkoba dan pergaulan bebas.
“Siapa yang akan mengawal Indonesia Emas nanti, Anak-anak kita, remaja kita. Jangan sampai masa depan bangsa ini hancur karena narkoba,” tegasnya.

Dalam sesi tanya jawab, Kepala Desa Sumberrejo Yulianis, S.Pd, menyampaikan keresahan terkait maraknya orang asing datang ke desa tanpa izin, kemudian melakukan pernikahan siri tanpa kejelasan status pernikahan sebelumnya.
“Kami tidak tahu laki-lakinya punya istri atau tidak. Kadang tiba-tiba datang mau nikah siri tanpa identitas jelas. Kalau terjadi masalah, perangkat desa bisa disalahkan,” ujar Kades Yulianis.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tongas AKP Ahmad Jayadi menegaskan bahwa desa memiliki aturan wajib lapor bagi pendatang baru.
“Setiap orang asing yang masuk desa harus lapor kepada RT. RT wajib meminta identitas, asal-usul, dan tujuannya. Kalau tidak mau memberikan identitas, suruh pulang atau hubungi kami untuk backup,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa wajib lapor penting untuk menghindari pelaku kriminal yang menyembunyikan diri di desa.
Sementara terkait pernikahan siri, Kapolsek mengingatkan bahwa potensi masalah di masa depan sangat besar.
“Kalau terjadi nikah siri tanpa kejelasan status, korbannya pasti perempuan. Maka harus jelas identitas laki-lakinya. Ini bentuk perlindungan kepada warga,” tegasnya.
Kegiatan Cangkrukan “Ajakmas 2025” ini berlangsung hangat dan penuh dialog. Warga merasa lebih dekat dengan Polsek Tongas dan mengapresiasi kesediaan Kapolsek turun langsung menyapa masyarakat.
Kapolsek Tongas AKP Ahmad Jayadi menegaskan kegiatan serupa akan rutin dilakukan sebagai upaya membangun kemitraan antara Polri dan masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya menindak, tetapi memberi manfaat bagi warga,” tutupnya.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
