Kecamatan Sumberasih Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak Bencana Menghadapi Perubahan Musim
Probolinggo, Radarpatroli
Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Dampak Bencana dalam rangka menghadapi perubahan musim dan potensi gangguan keamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Sumberasih dan dipimpin langsung oleh Camat Sumberasih, Agus Setijono, S.Sos. Hadir pula Danramil 0820-06/Sumberasih Kapt Arh I Made Lugianta, Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, SH, para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa se-Kecamatan Sumberasih, Ketua Banser Kecamatan Sumberasih Sofyan, serta undangan lainnya. Kamis (11/12/2025).

Dalam sambutannya, Camat Agus Setijono menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintahan desa dalam menghadapi perubahan musim, khususnya memasuki musim penghujan yang tahun ini terpengaruh anomali iklim. Ia menjelaskan bahwa berbagai daerah di Indonesia mulai mengalami curah hujan ekstrem yang menimbulkan banjir, mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga beberapa wilayah di Jawa Barat.
Meski wilayah Sumberasih tidak termasuk daerah rawan banjir, ia mengingatkan pentingnya upaya pencegahan, terutama dengan memperhatikan kebersihan saluran air dan menggerakkan masyarakat untuk melaksanakan 3M menguras, menutup, dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah.
Agus juga mengajak seluruh peserta rapat untuk menjaga ketertiban dan keamanan menjelang Nataru. Salah satu yang ia soroti adalah maraknya penggunaan knalpot brong oleh kalangan muda. Ia membuka ruang diskusi dan meminta masyarakat menyampaikan masukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.

Sementara itu, Danramil 0820-06/Sumberasih, Kapt Arh I Made Lugianta, menekankan bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu maupun musim. Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan akibat ulah manusia sering memperparah dampak bencana, seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan di aliran sungai.
Ia mencontohkan tumpukan sampah yang kerap muncul di sekitar jalur Laweyan ke arah barat, yang meskipun sudah disediakan tempat sampah, namun tetap saja masyarakat memilih membuang sampah ke sungai. Menurutnya, karakter masyarakat perlu dibina sejak dini agar memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan.
Kapt I Made juga menyinggung insiden pohon tumbang di jalur Pantura beberapa waktu lalu, yang viral di media sosial. Ia menegaskan pentingnya koordinasi dan pelaporan cepat oleh masyarakat agar aparat dapat mengambil tindakan dengan sigap.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa menjelang Natal dan Tahun Baru, berbagai instansi akan memperkuat titik pengamanan sesuai instruksi Bupati dan Kapolres.

Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, SH, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh elemen untuk menyamakan persepsi terkait potensi bencana serta perubahan kondisi alam yang semakin dinamis. Ia menekankan bahwa air tidak memiliki pola pikir, sehingga ketika curah hujan meningkat, aliran air dapat mengalir melalui jalur yang tidak semestinya dan menimbulkan kerawanan.
Kapolsek juga menyoroti perilaku sebagian masyarakat yang masih membuang sampah dari atas jembatan, yang berpotensi menyebabkan penyumbatan aliran air. Ia berharap seluruh aparatur desa memberikan sosialisasi dan himbauan untuk mencegah kebiasaan tersebut.
Menjelang Nataru, Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng juga menyinggung pentingnya ketertiban berlalu lintas dan menekan penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga. Ia menegaskan bahwa bila diperlukan, pihaknya siap mengajukan dukungan personel dari Polres untuk menggelar razia guna menekan pelanggaran tersebut.
Kapolsek juga mengingatkan pentingnya kerja sama antar warga dan perangkat desa dalam memberikan informasi cepat di grup komunikasi wilayah agar potensi bencana dapat segera ditangani.
Menutup kegiatan, Camat Agus Setijono kembali menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan akan mendirikan Posko Nataru di kantor kecamatan. Posko tersebut nantinya menjadi tempat istirahat bagi para pemudik yang melintas, lengkap dengan fasilitas minuman, tempat ibadah, hingga ruang istirahat.
Ia juga menegaskan kembali pentingnya mengaktifkan pos kamling di masing-masing desa sesuai arahan Bupati Probolinggo. Pos kamling diharapkan benar-benar dijaga oleh warga, bukan sekadar bangunan tanpa aktivitas, sebagai upaya untuk menekan potensi gangguan Kamtibmas di wilayah Sumberasih.
Camat Agus berharap seluruh elemen desa dan kecamatan dapat terus bekerja sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian, dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana maupun potensi gangguan keamanan. Menurutnya, keberhasilan menciptakan wilayah yang aman dan nyaman adalah hasil kerja kolektif semua pihak, mulai dari aparat hingga masyarakat.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
