Pemkot Probolinggo Tunjukkan Kepedulian, Wali Kota Aminuddin Serahkan Santunan Kematian kepada Dua Keluarga Duka
Probolinggo, Radarpatroli
Pemerintah Kota Probolinggo kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, humanis, dan berpihak kepada masyarakat. Hal ini tercermin dari langkah Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang menyerahkan santunan kematian secara langsung kepada dua keluarga yang tengah berduka.

Didampingi Plt. Kepala Dispendukcapil Rahmadeta Antariksa, camat, lurah setempat, serta perwakilan Bank Jatim Cabang Probolinggo, Wali Kota Aminuddin mengunjungi dua lokasi kediaman almarhum sebagai bentuk empati dan kehadiran pemerintah dalam masa-masa sulit yang dialami warga.
Lokasi pertama berada di Perumahan Sumber Taman Indah Blok BB 21, Kelurahan Sumber Taman. Di tempat tersebut, rombongan menyampaikan santunan dan belasungkawa kepada keluarga almarhum Susanto (66).
Keluarga besar almarhum menyambut kedatangan Wali Kota dengan penuh haru. Istri almarhum, Suliswati (60), tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas kepedulian yang ditunjukkan pemerintah.
“Kami tidak melihat besar kecilnya santunan dan tidak berharap ini, tapi perhatian dan kehadiran langsung Bapak Wali Kota sangat berarti bagi kami. Pemerintah juga memudahkan urusan data kependudukan, itu sangat membantu,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Suasana penuh empati itu menggambarkan eratnya hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakatnya, terutama di saat warga sedang menghadapi musibah.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Jalan KH. Ahmad Dahlan 113, Kelurahan Kebonsari Kulon, tempat almarhum Dadang Sentot Kuncoko (44) berpulang. Almarhum diketahui meninggal dunia saat berada di kamar mandi masjid, bersiap menunaikan salat malam.
Wali Kota Aminuddin disambut oleh anak-anak almarhum yang kini menjadi ahli waris. Dengan penuh perhatian, Wali Kota menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Atas nama Pemerintah Kota Probolinggo, saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kesabaran,” ucapnya.
Dalam dua kunjungan tersebut, Wali Kota menyerahkan santunan kematian sebesar Rp 750 ribu kepada masing-masing keluarga duka. Selain itu, pemerintah juga memberikan layanan perubahan data kependudukan secara langsung, tanpa keluarga harus mengurusnya sendiri ke kantor kelurahan atau Dispendukcapil.
Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa program santunan kematian dan layanan jemput bola ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan kemudahan ketika keluarga sedang berada dalam situasi emosional yang berat.
“Program ini kami hadirkan agar keluarga tidak direpotkan dalam pengurusan administrasi kependudukan. Kami ingin layanan publik benar-benar terasa manfaatnya, terutama di saat masyarakat menghadapi masa sulit seperti kehilangan anggota keluarga,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo kembali memperlihatkan bahwa pelayanan publik tidak hanya berkutat pada administrasi, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan.
Wali Kota Aminuddin berharap agar program ini terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan keikhlasan. Pemerintah kota akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi,” pungkasnya.
Kegiatan kemanusiaan ini mendapatkan apresiasi dari warga karena pemerintah tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral melalui kunjungan langsung, menunjukkan wujud kepedulian dan empati yang nyata bagi masyarakat Kota Probolinggo.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kota
