Dari Senam Hingga Cek Kesehatan, Antusiasme Warga Di Bazar Dringu
Probolinggo, Radarpatroli
Upaya mendekatkan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat terus dilakukan Puskesmas Dringu melalui pendekatan yang edukatif dan partisipatif. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Bazar Kesehatan dalam rangka mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada Jumat (12/12/2025), yang melibatkan berbagai unsur lintas sektor dan mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Sebanyak 250 warga dari wilayah kerja Puskesmas Dringu antusias mengikuti bazar kesehatan tersebut. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Dringu mulai dari dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, sanitarian hingga petugas promosi kesehatan. Dukungan lintas sektor juga datang dari kader Posyandu dan PKK, pelaku UMKM lokal penyedia produk sehat, relawan, serta mahasiswa kesehatan.
Beragam layanan kesehatan disediakan secara gratis dan terjangkau bagi masyarakat. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, indeks massa tubuh (IMT), serta pengukuran lingkar perut. Selain itu, masyarakat juga memperoleh layanan konsultasi kesehatan, edukasi gizi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pelayanan IVA dan KB, senam kesehatan bersama, hingga pengobatan tradisional.
Kepala Puskesmas Dringu, drg. Reni Meutia, menyampaikan bahwa bazar kesehatan ini dirancang sebagai kegiatan terpadu yang bersifat edukatif, preventif, dan promotif. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
“Melalui bazar kesehatan ini, kami ingin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Tidak hanya pengobatan, tetapi juga edukasi dan pencegahan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reni menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan, melakukan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular, serta memberikan pelayanan kesehatan dasar secara gratis atau dengan biaya terjangkau.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan kesehatan di wilayah Dringu,” jelasnya.
Reni berharap, melalui bazar kesehatan ini dapat tumbuh kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat menuju hidup sehat dan mandiri. Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap temuan kasus berisiko yang terdeteksi selama kegiatan berlangsung.
“Harapan kami, masyarakat semakin peduli terhadap kesehatannya, kasus-kasus berisiko dapat ditemukan lebih awal untuk ditindaklanjuti, serta terjalin kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan. Yang terpenting, masyarakat merasa terbantu dan terlayani dengan baik,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya bazar kesehatan ini, Puskesmas Dringu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung GERMAS demi mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
