Diskominfo Kota Probolinggo Gandeng Insan Media Dan PN Perkuat Literasi Hukum Masyarakat
Probolinggo, Radarpatroli
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo menggelar Workshop dan Dialog Interaktif bertajuk Membangun Komunikasi Efektif antara Pemerintah dan Insan Media, Kamis (18/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Paseban Sena Lantai II, Kota Probolinggo ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi, keterbukaan informasi, serta peningkatan literasi publik melalui kolaborasi lintas sektor.

Workshop dan dialog interaktif tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Probolinggo Dr. Lucia Aries Yulianti, Widyaiswara BPSDM Provinsi Jawa Timur Aman Suryaman, serta Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Probolinggo Mellina Nawang Wulan, SH, MH. Turut hadir pula insan pers dari berbagai organisasi wartawan di Kota Probolinggo, di antaranya F Wamipro, PWI, JISPRO, dan AWPR, yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyebarluasan informasi publik.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Probolinggo untuk membangun komunikasi yang lebih efektif, terbuka, dan akuntabel antara pemerintah, lembaga peradilan, dan insan media. Di tengah dinamika informasi yang semakin cepat dan kompleks, sinergi antar pemangku kepentingan dinilai sangat penting guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, serta edukatif bagi masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Probolinggo Dr. Lucia Aries Yulianti menekankan pentingnya peningkatan literasi publik, khususnya literasi hukum. Menurutnya, Pengadilan Negeri merupakan bagian penting dalam upaya konsolidasi dan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami mekanisme hukum secara benar.
“Pengadilan Negeri juga bagian dari kita dalam mengonsolidasikan dan meningkatkan literasi, khususnya literasi hukum. Literasi hukum ini sangat strategis agar masyarakat tidak alergi terhadap hukum, mengetahui prosesnya, serta teredukasi dengan baik,” ujar Dr. Lucia Aries Yulianti.
Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme hukum secara utuh sehingga berpotensi terjebak pada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan ketidaktahuan tersebut. Oleh karena itu, transparansi dalam proses hukum, baik terkait pembiayaan, persidangan, maupun alur penanganan perkara, perlu terus disosialisasikan secara terbuka kepada publik.
“Melalui komunikasi yang baik dan terbuka, teman-teman media diberi ruang yang cukup untuk meliput dan memberitakan proses hukum secara jelas dan transparan. Harapannya, kita semua tercerahkan dan ke depan dapat mengimplementasikan pemahaman ini dengan baik di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Probolinggo Mellina Nawang Wulan, SH, MH, menyambut baik forum dialog yang mempertemukan pemerintah, lembaga peradilan, dan insan media. Ia berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun komunikasi yang lebih terbuka dan saling memahami peran masing-masing.
“Harapannya kita bisa membina komunikasi yang lebih baik dan lebih terbuka. Pengadilan Negeri juga tidak merasa terhalangi apabila membutuhkan informasi dari media, begitu pula sebaliknya,” ungkap Mellina.
Ia juga menyinggung pengalaman Pengadilan Negeri dalam melakukan panggilan umum kepada masyarakat melalui media cetak dan radio. Ke depan, seiring dengan penerapan KUHP baru, pihaknya membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan media online sebagai sarana sosialisasi dan penyampaian informasi hukum kepada masyarakat.
“Ke depan, dengan adanya KUHP baru, beberapa putusan hakim harus diumumkan. Ini bisa menjadi ruang kerja sama dengan media online untuk sosialisasi hukum kepada masyarakat. Kami sangat terbuka untuk itu,” jelasnya.

Melalui workshop dan dialog interaktif ini, Diskominfo Kota Probolinggo berharap terbangun kemitraan yang semakin kuat antara pemerintah, lembaga peradilan, dan insan media. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang informasi yang sehat, meningkatkan literasi masyarakat, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Kota Probolinggo.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
