Rutan Kraksaan Tanamkan Semangat Nasionalisme Lewat Peringatan Hari Bela Negara
Probolinggo, Radarpatroli
Sebagai bentuk komitmen dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat karakter warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara di lingkungan rutan, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh makna sebagai wujud penghormatan terhadap semangat nasionalisme dan persatuan bangsa.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran petugas Rutan Kraksaan, peserta magang, serta warga binaan pemasyarakatan. Seluruh peserta upacara mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mencerminkan semangat disiplin dan rasa hormat terhadap nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan oleh Rutan Kraksaan.
Peringatan Hari Bela Negara di Rutan Kraksaan difokuskan pada penanaman rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta penguatan karakter moral warga binaan selama menjalani masa pidana. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu memahami kembali jati diri sebagai warga negara Indonesia yang memiliki hak dan kewajiban, meskipun sedang menjalani proses pembinaan di dalam rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan bahwa Hari Bela Negara memiliki makna strategis dalam membangun kesadaran nasionalisme di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, semangat bela negara harus menjadi nilai yang hidup dalam keseharian, baik bagi petugas maupun warga binaan.
“Upacara Hari Bela Negara ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sebagai warga negara. Nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan bagi masyarakat umum, tetapi juga harus dimiliki oleh warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan,” ujar Galih.

Ia menegaskan bahwa pembinaan di rutan tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan dan aspek hukum semata, tetapi juga diarahkan pada pembentukan sikap mental, karakter, serta kepribadian yang lebih baik. Dengan pembinaan yang menyeluruh, warga binaan diharapkan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Kepegawaian Rutan Kraksaan, M. Fathorrasi, menambahkan bahwa penanaman nilai bela negara memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan integritas, loyalitas, dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun karakter individu yang berakhlak dan bertanggung jawab.
“Melalui peringatan Hari Bela Negara ini, kami berharap seluruh petugas, peserta magang, dan warga binaan dapat memahami makna bela negara secara lebih mendalam, tidak hanya secara simbolis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam sikap, perilaku, serta pelaksanaan tugas dan kewajiban masing-masing,” ungkapnya.
Peringatan Hari Bela Negara di Rutan Kraksaan dimaknai sebagai sarana untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta meningkatkan kesadaran hukum di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap warga negara, dalam kondisi apa pun, tetap memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kraksaan berharap warga binaan dapat menumbuhkan semangat perubahan diri, memiliki kesadaran hukum yang lebih baik, serta membangun motivasi untuk menjalani kehidupan yang produktif, mandiri, dan bertanggung jawab setelah menyelesaikan masa pidana. Dengan demikian, proses pembinaan yang dijalani di rutan dapat menjadi bekal positif dalam proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
