Diskusi Santai Sarat Makna, Ketua Fraksi Partai Gerindra Gelar Ngopi India Bersama Insan Media
Probolinggo, Radarpatroli
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Probolinggo menggelar kegiatan Ngobrolin Pikiran Insan Media (Ngopi India) sebagai ruang dialog dan kritik konstruktif bagi pembangunan daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi 2025, Optimis Menatap 2026” ini berlangsung di Warung Bebek Cak Mangun, Jalan KH. Mansyur Nomor 12, Kota Probolinggo, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus, M.Pd, bersama anggota Komisi II dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Zainul Fatoni, serta insan media se-Kota Probolinggo. Suasana diskusi berlangsung santai namun sarat dengan gagasan dan masukan strategis untuk kemajuan Kota Probolinggo.
Dalam penyampaiannya, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus menjelaskan sejumlah isu yang saat ini menjadi perhatian publik, salah satunya terkait kondisi penerangan jalan umum di beberapa ruas jalan utama Kota Probolinggo, khususnya Jalan Soekarno Hatta hingga Jalan Panglima Sudirman. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena masih berlangsungnya proyek perbaikan jalan yang merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Memang saat ini terkesan gelap karena banyak lampu yang dibuka dalam proses pekerjaan. Namun dalam rapat Komisi II bersama Dinas Perhubungan sudah disepakati, setelah pekerjaan tuntas, penerangan jalan akan lebih baik dan lebih terang dari sebelumnya,” ujar Ryadlus.
Ia menambahkan, tiang-tiang lampu yang saat ini dibongkar tidak akan terbuang sia-sia. Fasilitas tersebut akan dipindahkan ke titik-titik lain yang membutuhkan penerangan tambahan, seperti Jalan Hayam Wuruk maupun ruas jalan lain di Kota Probolinggo. DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal dan memantau agar kebutuhan penerangan jalan dapat terpenuhi secara merata.
Ryadlus juga membuka ruang partisipasi masyarakat melalui media untuk menyampaikan aspirasi terkait titik-titik jalan yang membutuhkan penerangan. Aspirasi tersebut akan disampaikan kepada perangkat daerah terkait agar dapat dianggarkan pada perubahan APBD maupun APBD tahun berikutnya.

Selain persoalan penerangan jalan, berbagai isu strategis turut mengemuka dalam forum tersebut, di antaranya terkait hiburan malam, sinkronisasi antara peraturan daerah dan peraturan wali kota, penataan parkir, hingga dugaan praktik mafia parkir dan retribusi. Semua masukan tersebut, menurut Ryadlus, menjadi catatan penting yang akan ditindaklanjuti oleh DPRD sesuai kewenangannya.
“Kami ini bukan pengambil keputusan eksekutif, tetapi menjadi telinga pemerintah. Semua masukan dari teman-teman media ini sangat berharga untuk kami sampaikan kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan media yang hadir dan aktif memberikan masukan. Menurutnya, forum Ngopi India ini bukan sekadar ajang diskusi, tetapi wadah kolaborasi antara legislatif dan media dalam mengawal pembangunan Kota Probolinggo.

Sementara itu, Ketua Organisasi Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (FWamipro) M. Suhri menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai forum yang difasilitasi Komisi II DPRD Kota Probolinggo ini menjadi ruang penting bagi wartawan untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan solusi demi terciptanya kota yang lebih kondusif dan tertata.
“Kami berterima kasih kepada DPRD, khususnya Ketua Komisi II, yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Harapan kami, forum seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa berkelanjutan ke depan,” ujar Suhri.
Menurutnya, sinergi antara DPRD, media, dan masyarakat sangat diperlukan agar visi pembangunan Kota Probolinggo yang dicanangkan pemerintah daerah benar-benar terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan Ngopi India tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara anggota DPRD dan insan media. Berbagai persoalan aktual disampaikan secara terbuka, mencerminkan semangat refleksi akhir tahun sekaligus optimisme bersama dalam menatap pembangunan Kota Probolinggo pada tahun 2026.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
