Kadis Kominfo Kabupaten Probolinggo Hadiri Kuliah Pakar Cyber Security Di Unhasa Genggong
Probolinggo, Radarpatroli
Upaya meningkatkan literasi dan kesadaran keamanan digital di kalangan generasi muda terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan kuliah pakar bertema “Cyber Security: Aman di Internet dari Hacker dan Penipuan Digital” yang digelar di Universitas Hafshawaty Zainul Hasan (Unhasa) Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifudin.

Kuliah pakar tersebut diikuti oleh sebanyak 101 peserta yang terdiri dari mahasiswa Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Genggong serta pelajar SMA dari wilayah Kecamatan Pajarakan. Kegiatan ini menjadi kuliah pakar perdana setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dengan Unhasa Genggong, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, dan peningkatan literasi digital.
Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor Unhasa Genggong Dr. Nur Hamim, S.KM., S.Kep.Ns., M.Kes., Ketua Program Studi Informatika Wahyu Nofiyan Hadi, S.Kom., M.Kom., serta narasumber dari Politeknik Negeri Jember, Fatimatus Zahra, S.Kom., M.Kom. Selain itu, acara juga dihadiri oleh jajaran civitas akademika Unhasa Genggong serta undangan dari berbagai unsur.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Yalal Wathon, kemudian dilanjutkan dengan penayangan video profil Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Genggong sebagai pengenalan institusi kepada seluruh peserta yang hadir.
Dalam sambutannya, Rektor Unhasa Genggong Dr. Nur Hamim menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh narasumber serta tamu undangan yang telah berkenan hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kuliah pakar ini merupakan seminar perdana yang diselenggarakan oleh Program Studi Informatika Unhasa Genggong yang secara resmi berdiri pada tahun 2025.
“Kegiatan ini merupakan wujud keseriusan Unhasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang informatika. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan digital, mahasiswa dan pelajar harus terbuka terhadap kemajuan teknologi, mampu memanfaatkannya secara bijak, serta memahami berbagai tantangan yang ada, termasuk ancaman keamanan siber dan penipuan digital,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifudin dalam pemaparannya menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap keamanan digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
“Digitalisasi memberikan kemudahan luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari komunikasi, pendidikan, hingga transaksi keuangan. Namun yang perlu menjadi perhatian bersama adalah bagaimana kita menjaga data pribadi agar tidak diakses atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.
Hudan menambahkan bahwa perangkat digital seperti telepon genggam, laptop, dan perangkat pendukung lainnya dapat diibaratkan sebagai pintu masuk menuju dunia digital. Oleh karena itu, setiap pengguna harus memiliki pemahaman dasar terkait sistem keamanan digital.
“Jika diibaratkan sebuah rumah, maka perangkat digital adalah pintunya. Karena itu, kita harus merangkai sistem keamanan yang baik dan kuat agar pintu tersebut tidak mudah dibuka oleh orang lain,” tambahnya.
Pada sesi inti kuliah pakar, Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo menyampaikan materi mengenai dasar-dasar cyber security, mulai dari pengenalan ancaman siber, pentingnya perlindungan data pribadi, hingga langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan dalam beraktivitas di dunia digital.
Materi kemudian dilanjutkan oleh narasumber dari Politeknik Negeri Jember, Fatimatus Zahra, S.Kom., M.Kom., yang membahas lebih lanjut mengenai berbagai bentuk ancaman siber dan modus penipuan digital yang kerap terjadi, termasuk praktik phishing, penyalahgunaan media sosial, serta kejahatan digital lainnya yang menyasar pengguna internet.
Kegiatan kuliah pakar berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta terlihat antusias mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan perluasan edukasi digital, kuliah pakar ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Genggong, sehingga materi yang disampaikan dapat diakses oleh masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya keamanan digital, mampu bersikap bijak dalam memanfaatkan teknologi, serta terhindar dari berbagai ancaman kejahatan siber dan penipuan digital yang semakin marak.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
