Danramil 0820-16/Paiton Dukung Penerapan Budaya K3 Di PLN UP Paiton

0
IMG-20260113-WA0002
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Guna mendukung penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di sektor industri, apel kesiapsiagaan dalam rangka pembukaan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 digelar di lingkungan PLN Nusantara Power UP Paiton, Selasa (13/1). Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur terkait, termasuk Komandan Koramil (Danramil) 0820-16/Paiton Kapten Cke Adi Suwarso, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, khususnya di sektor industri strategis ketenagalistrikan yang memiliki tingkat risiko kerja tinggi. Kehadiran TNI melalui Koramil Paiton menunjukkan dukungan terhadap upaya perusahaan dan pemerintah dalam menanamkan kesadaran keselamatan kerja kepada seluruh pekerja dan masyarakat sekitar.

Danramil 0820-16/Paiton Kapten Cke Adi Suwarso menyampaikan bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul tidak cukup hanya bertumpu pada penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan. Menurutnya, hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana regulasi tersebut dipahami dan diterapkan secara nyata oleh seluruh pihak yang terlibat di dunia kerja.

“Pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan. Namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan, khususnya keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Kapten Cke Adi Suwarso.

Ia menambahkan, salah satu kunci utama dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan menanamkan dan membudayakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten. Budaya K3 yang kuat diyakini mampu menekan angka kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja yang selama ini menjadi tantangan di sektor industri.

“Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan. Pada akhirnya, kondisi ini akan berdampak pada meningkatnya produktivitas kerja serta terciptanya rasa aman bagi para pekerja,” jelasnya.

Menurut Kapten Cke Adi Suwarso, penerapan budaya K3 juga perlu didukung dengan upaya edukasi yang berkelanjutan. Salah satu bentuknya adalah melalui pemasangan baliho atau spanduk sebagai media informasi yang mudah dipahami oleh pekerja maupun masyarakat di sekitar kawasan industri.

“Pemasangan baliho atau spanduk menjadi sarana penyebaran informasi dan edukasi tentang apa itu K3. Ini penting agar pesan keselamatan kerja tidak hanya dipahami oleh pekerja, tetapi juga oleh masyarakat umum di sekitar lingkungan industri,” ungkapnya.

Mantan Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Kodim 0820/Probolinggo ini juga menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) K3 serta penggunaan alat pelindung diri (APD) yang telah memenuhi standar dan sertifikasi. Ia menegaskan bahwa setiap perusahaan harus memiliki perencanaan kontinjensi K3 yang jelas, termasuk pembagian tugas dan tanggung jawab dalam situasi darurat.

“Kami menekankan agar SOP K3 dan penggunaan APD yang sesuai standar selalu dijalankan dan diterapkan. Perencanaan kontinjensi K3 harus jelas, siapa berbuat apa dalam konteks keselamatan dan kesehatan kerja, demi menekan angka kecelakaan kerja hingga mencapai zero accident,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapten Cke Adi Suwarso menambahkan bahwa selain memiliki keahlian dan kompetensi, setiap pekerja juga wajib didukung dengan alat pelindung diri yang layak, aman, serta telah lolos uji teknis. Prinsip safety first harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kerja, tanpa terkecuali.

“Keselamatan adalah yang utama. Selain kompetensi, pekerja harus didukung dengan APD yang sesuai standar dan dalam kondisi layak pakai. Dengan demikian, setiap pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Melalui apel kesiapsiagaan pembukaan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 ini, diharapkan kesadaran dan komitmen seluruh pihak terhadap keselamatan dan kesehatan kerja semakin meningkat. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, serta mendukung keberlangsungan pembangunan dan produktivitas industri di wilayah Paiton dan Kabupaten Probolinggo secara keseluruhan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!