Camat Sumberasih Bersama Forkopimcam Ikuti Zoom Meeting Pemkab Probolinggo Bahas Percepatan KDMP
Probolinggo, Radarpatroli
Camat Sumberasih bersama Danramil 0820-06/Sumberasih dan Kapolsek Sumberasih mengikuti zoom meeting bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo terkait percepatan pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kecamatan Sumberasih, Selasa (13/01/2026), sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor untuk memastikan kesiapan lahan serta progres pembangunan KDMP di masing-masing wilayah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sumberasih Agus Setijono, S.Sos, Sekretaris Kecamatan Sumberasih, Danramil 0820-06/Sumberasih Kapten Arh I Made Lugianta, Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, SH, serta jajaran perangkat kecamatan. Zoom meeting juga diikuti oleh jajaran perangkat daerah dan unsur terkait lainnya dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Dalam paparannya, Pasiter Kodim 0820/Probolinggo Kapten Inf Miko Supriyadi menjelaskan secara rinci progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih berdasarkan data yang ditampilkan dalam slide presentasi. Ia menekankan pentingnya kesiapan dan kelayakan lahan sebelum dimasukkan ke dalam portal pendataan, agar tidak menimbulkan kendala administratif maupun teknis di kemudian hari.
“Kami sampaikan kepada para camat dan Babinsa, sebelum lahan dimasukkan ke dalam portal agar dilakukan survei terlebih dahulu. Jangan sampai lahan sudah masuk portal, tetapi ternyata tidak bisa dibangun. Karena jika sudah masuk di tahun berjalan, lahan tersebut tidak bisa dihapus dan harus diganti dengan titik lain,” tegas Kapten Inf Miko.
Lebih lanjut, ia memaparkan capaian pembangunan KDMP di sejumlah kecamatan. Untuk Kecamatan Sumberasih, disebutkan telah mencapai 12 titik yang siap dibangun dari target 13 titik, sehingga dinilai sebagai salah satu kecamatan dengan progres terbaik di Kabupaten Probolinggo.
“Kecamatan Sumberasih ini luar biasa. Dari target 13 titik, sudah 12 yang terpenuhi. Ini menunjukkan koordinasi yang sangat baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan Babinsa,” ujarnya.

Selain Sumberasih, Kapten Inf Miko juga menyampaikan progres KDMP di kecamatan lain seperti Leces, Tongas, Sukapura, Kuripan, Paiton, Kotaanyar, Gending, Banyuanyar, Maron, Gading, Tiris, Krucil, dan Pajarakan. Masing-masing wilayah memiliki capaian dan tantangan yang berbeda, khususnya terkait ketersediaan dan kelayakan lahan.
Ia menyoroti sejumlah kendala yang masih ditemui di lapangan, antara lain lahan yang berada di kawasan pertanian produktif, lahan di sekitar bantaran sungai yang rawan banjir, lahan sengon, hingga akses jalan yang sulit dijangkau. Oleh karena itu, pihak Kodim 0820/Probolinggo akan terus melakukan survei lapangan secara bertahap dan melaporkan hasilnya kepada Dandim untuk menentukan solusi terbaik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo, Munaris, dalam kesempatan tersebut menjelaskan mekanisme tukar guling tanah kas desa yang menjadi salah satu alternatif penyediaan lahan untuk KDMP. Menurutnya, secara regulasi tukar guling dimungkinkan karena diperuntukkan bagi kepentingan desa, namun membutuhkan tahapan yang cukup panjang dan dukungan anggaran.
“Proses tukar guling memang memungkinkan, tetapi membutuhkan waktu dan biaya, mulai dari appraisal, proses administrasi, hingga balik nama sertifikat. Namun ini bisa menjadi solusi, terutama bagi desa yang tanah kas desanya berada di luar wilayah,” jelas Munaris.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) saat ini cukup terbatas karena banyak terserap untuk kebutuhan prioritas, seperti honor kader dan kegiatan pencegahan stunting. Meski demikian, pihaknya telah mendorong agar proses persetujuan tukar guling dapat diselipkan dalam musyawarah desa (musdes), sehingga tidak memerlukan waktu dan biaya tambahan yang besar.
Selain itu, Munaris mengungkapkan perkembangan pengajuan lahan dari Perhutani. Hingga saat ini telah terdata sebanyak 16 desa yang mengajukan, namun masih menunggu persetujuan dari pihak pusat sehingga memerlukan waktu lebih lanjut.
Menanggapi hal tersebut, Camat Sumberasih Agus Setijono menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pemerintah desa di wilayahnya agar segera menyiapkan lahan yang layak dan sesuai ketentuan. Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi intensif dengan Babinsa serta OPD terkait guna mempercepat realisasi program KDMP.
Sementara itu, Danramil 0820-06/Sumberasih Kapten Arh I Made Lugianta menyampaikan bahwa kegiatan zoom meeting ini menjadi sarana penting dalam menyamakan persepsi dan langkah antar instansi terkait percepatan pembangunan KDMP.
“Kegiatan ini merupakan koordinasi yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo, dengan melibatkan jajaran Koramil sebagai narasumber pendamping di lapangan. Tujuannya agar kendala pengadaan lahan bisa segera dicarikan solusi, termasuk melalui koordinasi dengan instansi lain maupun opsi tukar guling,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme pemerintah desa di Kecamatan Sumberasih sangat tinggi dalam mendukung program Koperasi Desa Merah Putih. Seluruh kepala desa secara aktif dibantu Babinsa telah berupaya menyiapkan lahan yang sesuai ketentuan, dengan luas minimal 1.000 meter persegi.
“Dari 13 desa di Kecamatan Sumberasih, saat ini sudah 12 desa yang siap dan telah terlaksana pembangunannya. Satu desa yang belum terealisasi adalah Desa Gili Ketapang karena berada di wilayah kepulauan, sehingga masih menunggu kebijakan dan pertimbangan khusus dari pemerintah,” jelasnya.
Melalui zoom meeting ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme, kendala, serta solusi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Dengan koordinasi yang kuat dan berkelanjutan, program strategis tersebut diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi penguatan perekonomian desa di Kabupaten Probolinggo.
Penulis : Sayful
Editor : Yuris
