Cerdas Dan Berkarakter, Disdikdaya Probolinggo Siapkan Generasi Emas

0
1000766906
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Penguatan karakter peserta didik menjadi fokus utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Probolinggo. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengembangan pendidikan karakter berbasis pembelajaran “deep learning” yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Menengah Pertama (SMP), Selasa (13/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ki Hajar Dewantara Disdikdaya Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh sebanyak 170 guru PAI dari SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Probolinggo. Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru PAI dalam menghadapi tantangan pendidikan karakter di tengah perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi yang semakin pesat.

Pengembangan pendidikan karakter melalui pembelajaran “deep learning” ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP Like Lidyawati, Pengawas SMP Edy Santoso, serta pengurus MGMP PAI SMP Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Like Lidyawati dalam sambutannya menegaskan bahwa generasi emas hanya dapat terwujud apabila pendidikan mampu menyeimbangkan antara kecerdasan dan karakter. Menurutnya, kecerdasan tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga mencakup kemampuan bernalar kritis, kreatif, inovatif, adaptif, serta melek digital. Sementara karakter meliputi integritas dan kejujuran, empati dan kepedulian sosial, mental tangguh, serta sikap kebinekaan global.

“Resep generasi emas itu ada dua pilar utama, yakni cerdas dan berkarakter. Cerdas tanpa karakter itu berbahaya, sedangkan karakter tanpa kecerdasan tidak berdaya,” tegas Like Lidyawati.

Ia menambahkan bahwa pendidikan karakter sangat penting untuk membentuk individu yang bermoral, berintegritas, dan bertanggung jawab. Pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadapi tantangan kehidupan, membangun masyarakat yang lebih baik, serta menciptakan sumber daya manusia berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila. Pendidikan karakter juga dinilai mampu menjadi solusi dalam mengatasi krisis moral sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kemampuan bersosialisasi yang sehat.

Sementara itu, Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono menyampaikan bahwa tantangan pendidikan karakter di era digital dan globalisasi semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Peserta didik saat ini hidup dalam arus informasi tanpa batas yang dapat memengaruhi pola pikir, sikap, dan perilaku mereka.

“Di sinilah peran strategis MGMP PAI sebagai wadah profesional guru. Melalui MGMP, para guru dapat saling berbagi praktik baik, menyusun perangkat pembelajaran, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu menanamkan nilai keimanan, akhlak mulia, toleransi, dan tanggung jawab secara kontekstual,” ungkapnya.

Menurut Hary, pendekatan pembelajaran “deep learning” menekankan pada pemahaman yang mendalam dan bermakna, bukan sekadar menghafal materi. Dalam pendekatan ini, peserta didik didorong untuk berpikir kritis dan reflektif, serta mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman dan realitas kehidupan sehari-hari.

“Implementasi “deep learning” dalam pembelajaran PAI harus dilakukan secara kontekstual dan berpusat pada peserta didik. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong diskusi nilai, studi kasus, serta refleksi diri, sehingga ajaran Islam tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo berharap terwujud pembelajaran PAI yang lebih bermakna dan berdampak nyata. Guru PAI diharapkan semakin berkomitmen dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlakul karimah, serta memiliki Profil Pelajar Pancasila yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!