Peringati Isra’ Mi’raj, SMPN 2 Kraksaan Gelar Baksos Bagikan Beras Kepada Tukang Becak
Probolinggo, Radarpatroli
Momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dimaknai SMP Negeri 2 Kraksaan dengan aksi nyata kepedulian sosial. Melalui kegiatan bakti sosial (baksos), sekolah tersebut membagikan paket beras kepada para tukang becak yang sehari-hari menggantungkan hidup di jalanan Kota Kraksaan, Jumat (23/1/2026).

Sebanyak 170 paket beras dengan berat masing-masing 3 kilogram dibagikan kepada para tukang becak di sejumlah titik wilayah Kecamatan Kraksaan. Bantuan tersebut berasal dari hasil pengumpulan shodakoh para siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan jumlah sumbangan yang bervariasi dari masing-masing kelas.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan menyusuri sejumlah rute yang telah ditentukan. Kegiatan dimulai dari Kelurahan Patokan di sisi pojok barat SMP Negeri 2 Kraksaan, kemudian dilanjutkan ke pertigaan Rutan Kraksaan dan belok ke arah timur di depan Kantor Bupati Probolinggo. Rute berlanjut dari pertigaan Kampung Arab menuju utara hingga Masjid An-Nur, Desa Sidopekso, lalu kembali ke selatan menuju Kelurahan Kraksaan Wetan hingga pertigaan Jalan Panglima Sudirman. Selanjutnya rombongan bergerak ke arah selatan menuju Desa Rangkang dan berakhir di pertigaan depan Kantor Kelurahan Sidomukti.
Kepala SMP Negeri 2 Kraksaan, Milyun Wijayanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk bakti sosial kepada masyarakat, khususnya fakir miskin dan para tukang becak, dalam momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
“Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kami kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan, sekaligus bentuk kepedulian dan empati kepada sesama, terutama saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Milyun, peringatan Isra’ Mi’raj juga menjadi sarana untuk menanamkan keteladanan akhlak Rasulullah SAW kepada seluruh warga sekolah.
“Kami ingin meneladani akhlak Rasulullah SAW yang selalu mengajarkan kasih sayang, kepedulian sosial, dan kepekaan terhadap kondisi umat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Milyun menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai keimanan, kebersamaan, dan gotong royong kepada siswa. Kami berharap tumbuh kesadaran bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter yang peduli, gemar berbagi, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
