Konektivitas Tapal Kuda Menguat, Commuter Line SUPASPRO Segera Beroperasi Di Kota Probolinggo 

0
WhatsApp Image 2026-01-22 at 11_59_41 (1)
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Transportasi publik berbasis rel di wilayah Tapal Kuda akan segera bertambah. Commuter Line Surabaya–Pasuruan–Probolinggo (SUPASPRO) dipastikan mulai beroperasi paling lambat 1 Maret 2026, dengan tarif terjangkau Rp 8.000 sekali perjalanan, sekaligus menandai babak baru konektivitas Probolinggo dengan Surabaya dan sekitarnya.

Kabar tersebut disambut antusias oleh Pemerintah Kota Probolinggo serta masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Dengan dua kali jadwal pemberangkatan setiap hari, kehadiran Commuter Line SUPASPRO diharapkan menjadi alternatif transportasi massal yang murah, aman, dan efisien bagi masyarakat.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyampaikan bahwa kepastian ini merupakan hasil dari proses panjang komunikasi dan koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo dengan berbagai pihak terkait.

“Kami memang menunggu-nunggu kehadiran Bapak dan tim di Kota Probolinggo, karena sesuai dengan apa yang kita lakukan, sudah audiensi dengan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan ini bersambut, kemudian ada tindak lanjutnya,” ujar Aminuddin.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menjelaskan bahwa dalam program pembangunan daerah, Pemkot Probolinggo mengusung tiga tema besar, yakni Kota Probolinggo sebagai penyangga pelabuhan, penyangga daerah transit, dan penyangga pariwisata. Dengan hadirnya Commuter Line SUPASPRO, arus kunjungan ke Kota Probolinggo diproyeksikan akan semakin meningkat.

Menurutnya, pembahasan pengajuan perpanjangan rute Commuter Line telah dilakukan sejak enam bulan lalu, dimulai dengan komunikasi bersama DAOP 9 Jember hingga berlanjut ke koordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Persiapan tersebut juga dibarengi dengan revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo sebagai daya tarik destinasi wisata.

“Intinya kami sudah sangat siap menerima Kereta Commuter di Kota Probolinggo. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi PT KCI yang berkenan hadir di Kota Probolinggo,” imbuhnya saat audiensi di Command Center, Kamis (22/1).

Dalam audiensi tersebut, President Director PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Mochamad Purnomosidi menjelaskan bahwa KCI merupakan bagian dari PT KAI yang berperan dalam mendukung proses bisnis perkeretaapian nasional, khususnya pengoperasian kereta subsidi jarak pendek hingga menengah, termasuk kereta urban.

Purnomosidi menambahkan bahwa terdapat sejumlah potensi kerja sama yang dapat disinergikan dalam rangka mendukung program Probolinggo Bersolek.

“Intinya kami siap mendukung. Saat ini kami memang memperpanjang perjalanan KA Supas ke Probolinggo. Ke depan, jika demand sudah mencukupi untuk satu rangkaian, kemungkinan akan kita buatkan kereta baru khusus dengan rute Probolinggo–Surabaya. Harapan kami, sinergi ini bisa membuat masyarakat Probolinggo semakin nyaman menggunakan angkutan yang kami siapkan,” jelasnya.

Terkait jadwal operasional, Commuter Line SUPASPRO sementara akan melayani dua frekuensi perjalanan. Keberangkatan pagi dari Probolinggo dijadwalkan pukul 04.10 WIB dan tiba di Surabaya sekitar pukul 06.45 WIB. Sementara perjalanan malam berangkat dari Surabaya pukul 18.10 WIB dan tiba di Kota Probolinggo sekitar pukul 20.57 WIB.

Untuk tarif maksimal ditetapkan sebesar Rp 8.000, dengan ketentuan perjalanan kurang dari 85 kilometer dikenakan tarif Rp 6.500 dan di atas 85 kilometer sebesar Rp 8.000. Tarif tersebut masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan. Pemesanan tiket hanya dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi KAI Access.

“Kami sangat antusias dan berharap perpanjangan Supas ini semakin berkembang di Probolinggo. Target kami, kereta ini bisa dioperasikan sebelum 1 Maret 2026 dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Purnomosidi.

Usai audiensi, Wali Kota Aminuddin kembali menegaskan rasa syukurnya atas kepastian operasional Commuter Line SUPASPRO. Menurutnya, dengan tarif yang murah dan ekonomis, masyarakat kini memiliki alternatif moda transportasi baru dari Probolinggo ke Surabaya maupun sebaliknya.

“Mudah-mudahan terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang menggunakan moda transportasi ini, sehingga multiplier effect di sektor pariwisata dan ekonomi bisa dirasakan,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan perjalanan kereta api, khususnya di wilayah perlintasan di Probolinggo dan sekitarnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Finance Director PT KCI Nugroho Dwi Sasongko, Operation and Commercial Director PT KCI Heri Siswanto, Area VIII Surabaya Manager PT KCI Bayu Gunawan, Documentation and Protocol Manager PT KCI Erfan Ardiansyah, Deputy Pengamanan DAOP 9 Jember PT KAI (Persero) Abdus Samad, serta Kepala Stasiun Probolinggo Puji Purwanto. Dari pihak Pemerintah Kota Probolinggo hadir Pj Sekda Rey Suwigtyo, para asisten, dan kepala perangkat daerah terkait.

Reporter : Sayful 

Sumber Berita : Kominfo Kota 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!