Rutan Kraksaan Bangun Zona Integritas Demi Pelayanan Bersih Dan Profesional

0
IMG-20260204-WA0060
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Suasana pembenahan birokrasi terus digaungkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan. Tidak hanya berfokus pada pelayanan warga binaan, Rutan Kraksaan juga menegaskan langkah serius dalam membangun institusi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi melalui pembangunan Zona Integritas (ZI), Rabu (4/2/2026).

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pembangunan Zona Integritas ini menjadi langkah strategis Rutan Kraksaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat integritas seluruh jajaran pegawai. Upaya tersebut sejalan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menekankan pentingnya pelayanan prima serta budaya kerja yang bersih dari praktik korupsi.

Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan aspek administrasi, melainkan komitmen moral dan tanggung jawab bersama seluruh pegawai dalam menciptakan institusi yang dapat dipercaya masyarakat.

“Pembangunan Zona Integritas harus dimaknai sebagai upaya nyata dalam membangun budaya kerja yang jujur, transparan dan akuntabel serta menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Menurut Galih, pembangunan ZI juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem kerja yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat maupun warga binaan. Dengan adanya Zona Integritas, setiap pegawai dituntut untuk bekerja sesuai aturan, menjunjung tinggi etika pelayanan, serta menghindari segala bentuk penyimpangan.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Pengelolaan Fathorrasi menyampaikan bahwa peran setiap pegawai sangat menentukan keberhasilan pembangunan Zona Integritas. Mulai dari kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) hingga sikap profesional dalam melayani masyarakat dan warga binaan.

“Zona Integritas menuntut komitmen bersama untuk terus berbenah, meningkatkan disiplin serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan bebas dari praktik koruptif,” ungkapnya.

Fathorrasi menambahkan, pembangunan ZI juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang kondusif, penuh tanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan publik yang lebih humanis. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memberikan layanan yang transparan dan profesional.

Pembangunan Zona Integritas di Rutan Kraksaan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan prima. Melalui langkah ini, Rutan Kraksaan optimistis dapat meraih predikat WBBM sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan serta kepercayaan publik terhadap kinerja jajaran Rutan Kraksaan.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Kominfo Kab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!