Damkar Satpol PP Dan BPBD Probolinggo Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur Sisa Banjir Di Dringu
Probolinggo, Radarpatroli
Pasca banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Dringu, Pemerintah Kabupaten Probolinggo langsung mengambil langkah cepat untuk memulihkan kondisi lingkungan dan akses transportasi warga. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembersihan lumpur tebal yang menutup badan jalan di Desa Kedungdalem dan Desa Dringu, Senin (9/2/2026) sore.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat membersihkan lumpur sisa banjir yang menutupi akses jalan di dua desa tersebut.
Pembersihan lumpur sisa banjir ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Lumpur tebal yang menutup badan jalan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas.
Kegiatan pembersihan dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Taufik Alami, dan dilakukan mulai dari Desa Kedungdalem hingga Desa Dringu.
Taufik Alami mengatakan, sejak terjadinya banjir, tim Damkar Satpol PP telah diterjunkan untuk melakukan pengamanan wilayah sekaligus bersiaga apabila diperlukan evakuasi warga.
“Pada saat banjir, tim kami ikut berjaga untuk mengamankan daerah terdampak dan mengantisipasi evakuasi warga. Setelah air surut sekitar pukul 17.00 WIB, kami diminta Camat Dringu, masyarakat serta BPBD untuk melakukan pembersihan lumpur sisa banjir yang menutupi jalan,” ujarnya.
Menurutnya, langkah cepat ini dilakukan karena kondisi jalan pascabanjir sangat licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan jika tidak segera ditangani.
Taufik menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan dimulai sejak pukul 17.00 WIB hingga dini hari dengan sistem dua shift agar proses penanganan dapat berjalan maksimal.
“Shift pertama dilakukan mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 22.30 WIB di Desa Kedungdalem. Selanjutnya, shift kedua dilanjutkan mulai pukul 22.30 WIB hingga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari di wilayah Desa Dringu,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP mengerahkan sembilan personel, terdiri dari lima personel pada shift pertama dan empat personel pada shift kedua. Selain personel, turut diturunkan satu unit mobil pemadam kebakaran (fire truck) serta satu unit truk supply air.
“Truk supply dan fire truck masing-masing berkapasitas 3.500 liter. Pengisian air dilakukan hingga empat kali untuk mendukung penyemprotan lumpur di dua desa,” terangnya.
Taufik menegaskan bahwa seluruh kegiatan dilakukan di bawah koordinasi dan garis komando BPBD Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk sinergi antar instansi dalam penanganan bencana.
“Semua kegiatan ini berada di bawah komando BPBD. Satpol PP bersifat mendukung sesuai arahan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Camat Dringu dan unsur terkait lainnya,” tegasnya.
Upaya pembersihan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat serta pemerintah desa setempat. Lumpur yang menutupi jalan berhasil dibersihkan sehingga akses kembali aman dan nyaman dilalui warga.
“Alhamdulillah masyarakat puas dan kepala desa juga senang karena area terdampak banjir berhasil dibersihkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Taufik menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Daerah di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi bencana.
“Ini bukti riil bahwa pemerintah hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Walaupun bencana terjadi, masyarakat tidak sendirian. Ini sejalan dengan prinsip Probolinggo SAE yang dicetuskan Bapak Bupati,” pungkasnya.
Dengan pembersihan cepat ini, diharapkan mobilitas warga dapat kembali normal serta masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir susulan.
Reporter : Sayful
Sumber Berita : Kominfo Kab.
