Danramil Paiton Hadiri Peresmian Torasera Nurja Berkah, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pesantren

0
IMG-20260216-WA0003
Bagikan

Probolinggo, Radarpatroli 

Penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi terus digelorakan di Kabupaten Probolinggo. Salah satu langkah nyata terlihat dalam peresmian Torasera (Toko Rakyat Serba Murah) Nurja Berkah yang digelar di wilayah Kecamatan Paiton, Senin (16/2/2026). Kehadiran Torasera ini diharapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan koperasi, sekaligus mendukung program pemberdayaan usaha rakyat di lingkungan pesantren dan desa. Torasera juga diproyeksikan sebagai simpul distribusi yang dapat menekan harga barang kebutuhan pokok sekaligus membuka peluang pasar bagi produk lokal.

Danramil 0820-16/Paiton, Kapten Cke Adi Suwarso, bersama sejumlah pihak menghadiri langsung kegiatan peresmian tersebut. Ia menilai keberadaan Torasera Nurja Berkah menjadi terobosan strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah pesisir dan pedesaan.

“Melalui kehadiran Torasera Nurja Berkah di wilayah Paiton, kami berharap mampu memperkuat perputaran ekonomi masyarakat serta mendukung pengembangan koperasi desa di Kabupaten Probolinggo. Ini juga dapat menjadi model pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi dan pesantren di Indonesia,” ujar Kapten Adi Suwarso.

Menurutnya, Torasera tidak hanya sekadar toko rakyat, tetapi juga sarana untuk memperkuat ekosistem koperasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau. Selain itu, Torasera menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk memasarkan produk unggulan desa, baik dari sektor pertanian, perikanan, maupun UMKM.

“Torasera ini berada di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid sebagai wujud kemandirian ekonomi berbasis kelembagaan koperasi. Ini menunjukkan pesantren juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Kapten Adi Suwarso juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Sinergi antara pesantren, pemerintah, aparat kewilayahan, serta masyarakat diharapkan dapat menciptakan ketahanan ekonomi yang kuat.

Peresmian Torasera Nurja Berkah turut mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terobosan pesantren dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis koperasi.

“Torasera di pesantren ini menjadi kebanggaan sekaligus membangkitkan optimisme kami dalam menjalankan amanah Presiden. Pesantren mampu menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi gotong royong,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa program penguatan koperasi desa merupakan mandat nasional untuk mewujudkan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, koperasi harus menjadi fondasi ekonomi nasional yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

“Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi nasional berbasis gotong royong dan kekeluargaan,” jelas Menteri Ferry.

Lebih lanjut, Menteri Ferry menilai Torasera dapat menjadi integrator distribusi barang kebutuhan masyarakat sekaligus menyerap produk pangan dan hortikultura daerah. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga produsen lokal.

Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mendukung program nasional penguatan koperasi. Ia menyebut keberadaan Torasera menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo siap mendukung penuh program nasional ini. Kehadiran Torasera menjadi kebanggaan bukan hanya bagi pesantren, tetapi juga bagi daerah,” tegas Fahmi.

Ia menambahkan bahwa Torasera akan menjadi penopang koperasi desa di wilayah Paiton dan sekitarnya, sekaligus mendorong produk unggulan daerah agar semakin dikenal luas.

“Torasera akan mendorong produk unggulan daerah semakin berkembang dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Peresmian Torasera ditandai dengan prosesi simbolis serta peninjauan langsung fasilitas toko dan gudang penyimpanan. Para tamu undangan juga melihat berbagai produk kebutuhan pokok serta hasil usaha masyarakat yang dipasarkan di Torasera.

Dengan diresmikannya Torasera Nurja Berkah, diharapkan sinergi antara pesantren, koperasi, pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Torasera ini diharapkan menjadi contoh nyata bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi pilar pemberdayaan ekonomi umat.

Reporter : Sayful

Sumber Berita : Pendim 0820

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalau Wartawan Jangan Copas Lahhhh!!!